Menteri Susi: Kapal Asing Ilegal Tangkap Ikan, Tenggelamkan Saja!

By

MERAUKE-Menteri  Kelautan dan  Perikanan Republik Indonesia   Susi Pudjiastuti   meminta kepada bupati  Merauke  Frederikus Gebze untuk  tetap menjaga  ikan  yang ada di perairan   Indonesia  dari aksi  pencurian.   

‘’Saya minta kepada Pak Bupati Merauke , karena Merauke ini merupakan   daerah perbatasan    maka  tolong   perairan kita  dijaga dari aksi  pencurian ikan  karena merugikan   kita. Jika ada kapal  asing yang mencuri  ikan  tenggelamkan  saja. Jangan sekali-kali memfasilitasi  kapal  asing melakukan penangkapan secara ilegal,’’ tandas   Menteri Susi Pudjiastuti   yang  diiyakan Bupati Merauke Frederikus  Gebze pada saat peresmian Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SPKT) Merauke  bersama dengan 15 proyek lainnya di  15 titik di Indonesia lewat Video Teleconfrence, Kamis   (10/10).  

  Bupati  Merauke Fredrikus  Gebze menjelaskan bahwa   SPKT  yang ada di Merauke  tersebut harus dilengkapi  dengan fasilitas lainnya  diantaranya adalah docking. Karena   25 persen saja  dari 600 kapal   yang  akan  melakukan pembongkaran ikan  di Merauke  jika melakukan docking kapal  maka  mendatangkan dana yang  cukup besar  di Merauke. 

  Diketahui, sejak   era Menteri Susi Pudjuastuti,  Pemerintah    melakukan moratorium    terhadap   perusahaan asing  yang melakukan   penangkapan ikan   di perairan Indonesia. Sejak   moratorium   yang dimulai  sekitar 2014  lalu,   dua perusahaan asing yang  beroperasi di Merauke  yakni  PT Dwi Karya   dan PT Sino   langsung tutup. Bahkan   sebagian  kapal  dari PT Dwi Karya  yang beroperasi di Wanam, Distrik  Ilwayab   telah dikembalikan ke negara asalnya, Tiongkok. 

   Sementara   PT Sino  yang berkantor  di Merauke, sebagian   kapal yang dimiliki  diproses secara   hukum karena    melakukan illegal fishing  di Perairan Merauke. Bahkan, dua dari 5 kapal    dari perusahaan  ini yang  diproses  hukum tersebut  telah diledakkan dan ditenggelamkan  beberapa waktu lalu  di sekitar perairan Merauke. Sementara   beberapa  kapal Sino lainnya yang  tidak   melakukan illegal fishing  masih   berlabuh  di sekitar   Kali Maro  Merauke atau antara Pelabuhan  Perikanan Samudera  Merauke dan  Dermaga  Pelabuhan  Lantamal XI Animha  Merauke. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: