Miras Diganti Pinang, Setiap Hari Diberi Pelatihan Keterampilan

By

Nasib Stefanus Yadohamang Setelah Video Penganiayaan Dirinya Viral di Media Sosial


Siapa yang tidak kenal Stefanus Yadohamang. Pria penyandang difabilitas ini mendadak viral di dunia maya, medsos setelah mengalami tindak kekerasan dari dua oknum anggota TNI Angkatan Udara (Lanud) JA. Dimara Merauke beberapa waktu lalu.

Laporan: Yulius Sulo, Merauke.

Tidak banyak yang tahu apa yang dilakukan oleh Stefanus Yadohamang (24) setelah kejadian yang dialaminya beberapa waktu lalu itu. Karena itu, Cenderawasih Pos berusaha menemui Stefanus Yadohamang untuk mengetahui keseharian setelah kejadian tersebut.
Namun untuk bisa bertemu dengan Stefanus, terlebih Cenderawasih Pos menghubungi Peltu Deni Zulkarnain, anggota Lanud JA Dimara Merauke yang sehari-harinya mendampingi Stefanus Yadohamang. “Sudah banyak yang berubah dari Stefanus,” kata Deni Zulkarnain yang bisa berkomunikasi dengan Stefanus secara isyarat.
Deni menjelaskan, bahwa sejak kejadian itu, pihaknya mencoba untuk memberi pelatihan kepada Stefanus Yadohamang berupa babat rumput. “Kalau untuk babat rumput yang didorong itu sudah bisa. Sekarang babat rumput dengan mesin yang digendong,” katanya.
Pelatihan dimulai dengan cara mengisi bahan bakar, menghidupkan dan membabat rumput menggunakan mesin tersebut. Deni Zulkarnaen menjelaskan bahwa sudah banyak yang berubah dari Stefanus Yadohamang. Jika sebelumnya, hampir setiap saat mengkonsumsi alkohol, maka sekarang alkohol tersebut diganti dengan makan pinang.
“Tidak minum alkohol lagi. Tapi, alhokolnya diganti dengan pinang. Setiap hari kita belikan pinang tapi tidak apa-apa,” jelasnya.
Setiap hari, lanjut Deni Zulkarnaen, Stefanus dijemput di rumah orang tua angkatnya sekitar pukul 08.00 WIT. Kemudian pukul 13.00 WIT, Stefanus diantar kembali ke rumah orang tua angkatnya. Menurut Deni, Stefanus kini sebatang kara karena kedua orang tuanya sudah meninggal. Dia sekarang tinggal di rumah orang tua angkatnya tersebut sampai sekarang berjalan sekitar 7 tahun.
Dengan pelatihan yang diberikan itu, menurut Deni, saat pulang ke rumahnya tidak lagi keluar-keluar, karena selain sudah punya HP android yang ia bisa gunakan juga sudah capek sehingga lebih banyak istirahat di rumah. “Anak ini memang tidak boleh dikasari. Kalau dikasari dia akan melawan, seperti yang terlihat di video itu. Karena ada yang bicara kasar, sehingga langsung buka baju dan melawan,” jelasnya.
Diakui Deni Zulkarnaen bahwa ada keinginan dari Stefanus untuk sekolah lagi. Sebab, dia sendiri hanya lulus SDN Luar Biasa tahun 2013 lalu di Merauke. “Saat masuk ke SMP Luar Biasa, dia mau langsung pakai celana panjang. Tapi, karena belum bisa sehingga dia keluar,’’ katanya. Namun demikian, Deni Zulkarnaen menjelaskan bahwa pihaknya akan mengkomunikasikan dengan pihak SMPLB Merauke untuk bisa sekolah lagi.
“Kebetulan ada keponakan saya di sana, jadi bisa dikomunikasikan untuk kembali sekolah ke sana,” jelasnya.
Secara terpisah, Komandan Lanud JA Dimara Merauke Kolonel Pnb A. Gogot Winardi, ST, menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak perubahan pada diri Stefanus. “Saya sampaikan kepada teman-teman disini bahwa ternyata banyak yang tidak seberuntung dengan kita. Ternyata banyak di sekitar yang kurang beruntung yang harus mencari kerja seperti itu. Itu sesuatu yang miris,’’ katanya.
Karena itu, lanjut dia, dari Deni Zulkarnaen Cs mengusulkan pendampingan yang akan diberikan kepada Stefanus dan dirinya menyambut dengan senang hati. “Saya bilang itu bagus, kita rangkul dan berikan pelatihan. Kalau disini pelatihan secara singkat sesuai dengan kemampuan adik kita. Lumayan bagus progresnya. Jadi sangat basic sekali dan ternyata itu dibutuhkan oleh kawan-kawan yang tidak seberuntung dengan kita dalam arti fisik dan kemampuan,’’ jelasnya.
Menurut Danlanud, selain melatih babat rumput yang diberikan, juga nantinya pelatihan untuk mencuci kendaraan untuk masa depannya agar kedepannya bisa lebih mandiri. ‘’Dari pandangan saya lebih dari 1 minggu itu, dia mengikuti apa yang kita ajarkan dan dia sangat antusias,’’ tandasnya. (*/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: