Motor Bodong Diamankan Tersisa Tujuh Unit

By

MERAUKE-Dari  48 unit mobil dan sepeda motor yang sebelumnya diamankan Reserse Kriminal Polres Merauke  dari 3 kontainer di Pelabuhan Merauke  karena diduga bodong atau  tidak memiliki dokumen ternyata sampai sekarang tinggal menyisahkan 7 unit  yang sepeda motor  yang  belum diambil pemiliknya. 

   Kapolres Merauke  AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim  AKP Agus F. Pombos, SIK ditemui wartawan, mengungkapkan, bahwa  dari 48 unit   kendaraan tersebut dimana 3 unit mobil dan 45 unit motor,   sebanyak 12 unit motor  dalam proses hukum dengan tersangka Supartono. 

  Sementara 3 unit mobil dan 26 unit motor  telah diambil oleh pemiliknya karena menurut Kasat Reskrim,  mobil dan motor tersebut dokumennya lengkap. “STNK dan BPKB  ada, sehingga kita kembalikan kendaraan  itu kepada pemiliknya,” katanya.   

   Sementara  7 unit  sepeda motor lainnya, jelas Kasat Reskrim  sampai sekarang ini  masih tunggu tersangkanya.  Kasat Reskrim  menjelaskan bahwa 7 unit motor  yang belum ditunjukan kelengkapannya  merupakan milik Ramadhan alias Rambo. 

  “Ramadan alias Rambo ini menjadi buron dan sementara kita buru.  Informasi, kalau yang bersangkutan masih berada di Merauke. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa tangkap,” jelasnya.

   Dengan begitu, dalam kasus ini  ungkap Kasat Reskrim, pihaknya memiki 1 buronan dan  1 dalam Daftar pencarian Orang (DPO). “Kalau DPO itu bernama Hamin Popo. Orang ini berada di Malang, Jawa Timur. Kita sudah  koordinasi dengan Polres Malang,” jelasnya.

   Dikatakan, tugas dari  Hamin Popo adalah mengirim kendaraan bodong dari Surabaya ke Merauke.  Sedangkan Ramadan menjual motor bodong di Merauke yang dikirim dari Surabaya. Sama seperti  yang dilakukan Supartono.  Kasat menjelaskan bahwa jika motor bodong tersebut digunakan untuk melakukan kejahatan, pihaknya tidak bisa mengidentifikasi.

   “Ketika   motor-motor bodong ini digunakan  untuk melakukan kejahatan  seperti jambret di jalan raya, kita tidak  bisa  identifikasi. Apalagi  dalam beberapa hari terakhir ini ada 3 kasus jambret,” katanya. 

  Karena itu, kata dia, pihaknya tidak menutup kemungkinan menertibkan motor-motor   bodong yang dipakai di jalan raya tanpa menggunakan plat  nomor. (ulo/tri) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: