Nelayan Tradisional, Belum Manfaatkan Cold Storage

By

Penjual ikan laut di TPI Hamadi Jayapura, dimana harga ikan laut saat ini masih mahal akibat gelombang air laut yang tinggi. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Harga ikan laut di tempat Pelelangan Ikan Hamadi, jayapura, masih fluktuatif kadamg naik dan kadang turun. Hal ini dikarenakan tidak adanya patokan standarisasi harga dalam penjualan ikan melalui ukuran berat kiloan, karena selama ini penjual ikan yang berjualan di TPI Hamadi masih dijual secara per ekor dan ini diikuti penjual di pasar tradisional maupun penjual keliling masih dijual secara per ekor.

   Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, S.ST.Pi.,M.Si.,mengakui, harga ikan laut di Kota Jayapura masih fluktuatif, padahal pihaknya sudah mencoba mendorong penjual ikan laut bisa menjual dengan standar kiloan, sehingga pembeli dalam membeli ikan laut tidak berat jika pada saat harga ikan laut naik.

   Karena faktor mahalnya ikan laut di pasaran, karena jika musim gelombang air laut tinggi maka hasil tangkapan berkurang, para nelayan tidak berani melaut tapi jika cuaca bagus, gelombang air laut tenang maka hasil tangkapan ikan laut seperti cakalang, ekor kuning, deho, salam, kawalina bisa maksimal.

   Untuk menjaga kestabilan harga ikan laut Dinas Perikanan Kota Jayapura sudah memiliki Cold Storage yang ditempatkan di Pasar Baru Youtefa Kotaraja, bagi nelayan atau pengepul ikan laut jika membeli ikan stoknya banyak, bisa disimpan di sana termasuk nelayan pada saat mencari ikan dapat banyak bisa disimpan di sana.

   Hal kedua menurutnya, harga ikan laut bisa naik luar biasa dan bisa berlangsung lama. Ini dikarenakan nelayan  dalam menangkap ikan di laut masih secara tradisional baik penggunaan alat pancing, maupun kapal yang digunakan dalam menampung  hasil tangkapan dengan kapasitas tempat yang masih kecil. Sehingga ini juga mempengaruhi stok ikan laut yang dijual di pasaran.

  “Dengan laut yang begitu luas dan potensi ikan yang begitu banyak, kita sudah dorong nelayan dalam mencari ikan harus benar benar maksimal. Jangan hanya dapatnya itu- itu saja dari dulu sampai sekarang dan sudah puas, tapi harus bisa memanfaatkan teknologi yang ada dalam mencari ikan di laut, baik menggunakan GPS, alat pancing yang modern, kapal yang menampung ikan banyak dan bisa lebib jauh lagi, sehingga potensi hasil tangkapan ikan di laut bisa banyak, kalau hasil tangkapan banyak tentu pemasukan nelayanan akan bertambah dan kehidupan akan lebih terjamin,”katanya, kemarin.

  Selain itu, ini juga akan membantu masyarakat dan pemerintah dalam menekan inflasi yang tinggi dari harga ikan laut. Karena selama ini jika hasil tangkapan nelayan sedikit harga  ikan laut luar biasa, padahal masyarakat banyak sekali yang sering mengkonsumsi ikan laut.

  Oleh karena itu, dalam menjaga inflasi terhadap harga ikan laut hal yang harus dilakukan adalah nelayan harus optimal dalam mencari ikan di laut harus ikuti teknologi yang berkembang, jangan hanya tradisional, jika tangkapan banyak harus berani disimpan di coolstorage supaya pada saat harga ikan laut naik, ikan laut uang di coolstorage bisa dikelurkan di jual kembali supaya  harga tidak melambung tinggi atau ada standarisasi harga ikan laut untuk jenis ikan tertentu supaya tidak ada pengaruh harga ikan naik turun walaupun hasil tangkapan sedikit.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: