Beranda OLAHRAGA NPC Kirim 16 Atletnya

NPC Kirim 16 Atletnya

0
Suasana pelepasan atlet NPC Papua, di Hotel Metta Star Jayapura,Sabtu (5/10).  ( FOTO : Humas NPC For Cepos)

Untuk Persiapan Peparpenas di Jakarta 

JAYAPURA-Sebanyak 16 atlet dan 4 official National Paralympic Nasional (NPC) Papua yang akan berlaga pada perhelatan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX Tahun 2019 berlangsung di Jakarta pada November dengan mempertandingkan 6 cabang olahraga secara resmi dilepas oleh Ketua Umum NPC Papua H. Jaya Kusuma, Sabtu (5/10) di Hotel Metta Star Jayapura.

“Yang sudah berangkat duluan atlet cabang olahraga renang dan atletik, itu ada 16 atlet. Mereka kita berangkatkan lebih dulu untuk lebih focus dalam menjalani latihan terpusat, atletik di Bekasi, Stadion Wibawa Mukti dan renang di Jakarta kepala gading, di mana kedua tempat ini digunakan Asean Paragames lalu,” kata H. Jaya Kusuma kepada wartawan.

Dikatakan, minimnya tempat berlatih yang tidak memadai dan standart maupun situasi keamanan menjadi factor utama, NPC Papua mengambil inisiatif untuk memberangkatkan para atletnya. 

“Kita tahu keamanan, juga tempat berlatih mereka kurang memadai, sehingga ditakutkan tidak focus berlatih, jadi kita kirim mereka sebelum event Peparpenas ini. Kalau Bociah, Catur, Tenis Meja Kursi Roda, dan Bulu Tangkis ini kan tidak menggunakan venue yang terlalu besar jadi mereka tetap TC di dalam Papua,” ungkapnya.

Lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kadistrik Jayapura Selatan ini mengungkapkan, selain Peparpenas, ada event disabilitas yakni Kejuaraan Nasional di Solo Jawa Tengah, yang mana ini juga akan menjadi test event bagi mereka, jika berpotensi meraih medali. Apalagi pihaknya juga telah mengirimkan 10 atlet senior untuk berlaga.

“Kalau mereka berpotensi raih medali bisa atlet Peparpenas kita ikutkan, tergantung penilaian dari para pelatih. Namun di sini kita Papua tetap focus pada event pelajar, sebab kita optimis meraih medali di sana, sehingga diharapkan 6 cabor ini bisa berlatih dengan serius untuk mempertahankan peringkat 5 se-Indonesia waktu di Solo, bila perlu kita harus lebih dari prestasi sebelumnya,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua Tery Wanena mengatakan bahwa sisa waktu pelaksanaan Peparpenas, penyesuaian venue harus dilakukan secepatnya agar para atlet bisa lebih focus berlatih meraih prestasi gemilang.

“Nanti cabor lainnya menyusul di awal November seperti Catur, Bulu Tangkis, Bociah dan Tenis Meja Kursi Roda. Mereka sudah laksanakan TC 3 bulan lebih, sisa waktu singkat ini mereka perlu penyesuaian venue maupun peralatan bertanding, biar mereka lebih konsen dan focus berlatih,” jelasnya.

Diharapkan para atlet yang turun di Peparpenas 2019, bisa meningkatkan prestasi sebelumnya minimal target 3 besar se-Indonesia. “Dengan sisa waktu 4 minggu itu kita berangkatkan cabor renang dan atletik karena di sini juga minim tempat latihan maupun dua cabor ini andalan kita Papua raih medali sebanyak-banyaknya, karena peluang raih emas di cabor ini, apalagi tiap event disabillitas mereka selalu ikut dan punya potensi sekali,” tutupnya. (eri/tho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here