NSH Mountain Gold Timika Terus Berbenah

By

JAYAPURA – Tim basket asal Papua, NSH Mountain Gold Timika belum mampu menunjukan konsistensinya dalam mengarungi kompetisi Indonesia Basket League (IBL) 2021. Dalam empat partai yang sudah dilakoni, NSH Mountain Gold Timika telah menelan tiga kali kekalahan. Terakhir, tim asal Kota Emas itu takluk dari tim Prawira Bandung dengan poin 56-75 di Robinson Cisarua Resort, Bogor, Senin (15/3) malam.

Dari empat partai yang sudah dilakoni, NSH Mountain Gold Timika baru menorehkan sekali kemenangan atas tim West Bandits Solo dengan poin 76-72 pada partai ketiganya dalam kompetisi Indonesia Basket League 2021.

Meski begitu, pelatih NSH Mountain Gold Timika, Antonius F. Rinaldo terus memacu semangat para pemainnya. Pasalnya selama empat kali pertandingan yang diikuti oleh tim NSH Mountain para pemain sudah menampilkan skill terbaik mereka. Hanya saja dalam beberapa pertandingan yang sudah dilewati mereka belum bisa menjaga konsistensi permainan.

“Empat pertandingan sudah kami lewati dan sejauh ini pemain kita sudah lebih baik dari sebelumnya. Hanya tadi malam pertandingan melawan Prawira Bandung para pemain kurang inkonsistensi dalam menjaga pola permainan,” ungkap A.F. Rinaldo dalam rilisnya, Selasa (16/3).

Ia menuturkan, dalam pertandingan kontra Prawira Bandung, dimana pada quarter pertama para pemain NSH Mountain Gold Timika tampil cukup gemilang bahkan mereka berhasil mendulang angka lebih banyak dari tim lawan dengan jumlah angka 20 -14.

“Pada quarter pertama mulai sektor pertahanan parimeter shooting dan penetrasi cukup bagus. Bahkan beberapa kali pemain berhasil mematahkan serang lawan,” terangnya.

Namun lanjutnya memasuki quarter kedua timnya sedikit kecolongan. Selain itu tim lawan menurutnya juga terus memperkokoh pertahanan zona sehingga menyulitkan para pemainnya untuk mencetak angka di papan skor. Dan juga lebih banyak melakukan turnover.

Ia menyebutkan beberapa percobaan tembakan dari titik tiga angka yang dilakukan oleh para pemainnya gagal memasuki ring lawan lantaran pertahanan lawan begitu solid.

Rinaldo juga menyebutkan pada pertandingan sebelumnya para pemainnya cukup bagus melakukan tembakkan bahkan untuk 3 -PT FG atau percobaan tembakan tiga angka sangat bagus.

“Pemain kita banyak sekali mengalami kegalalan saat melakukan tembakan three point. Sementara tim lawan dalam kesempatan tersebut berhasil memanfaatkan kelonggaran pertahanan melalui serangan balik yang begitu cepat. Sehingga kita tertinggal dengan margin yang cukup jauh,” ungkapnya..

Ia juga menegaskan, kedepannya pihaknya akan lebih memperhatikan akurasi tembakan, khususnya dari sisi penyerangan, dimana para pemain harus konsisten.

“Kita melakukan kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan. Bahkan pada quarter kedua intensitas pemain cukup rendah kita hanya mampu mencetak 6 angka sementara pemain lawan mendapatkan 25 angka. Kedepannya yang harus kami lakukan adalah kami harus memperbaiki akurasi tembakkan terutama tembakkan jarak jauh dari three point area itu yang harus dipertajam,” tegasnya.

“Kami tetap optimis bahwa kami akan tetap ngotot untuk mencapai progres yang kami harapkan, dan kami terus berupaya agar penampilan para pemain harus tetap konsisten dan grafik permainan harus perlu dipertahankan terus berusaha untuk meningatkan intensitas penyerangan,” ujarnya.

Rinaldo juga berharap dengan adanya NSH Mountain Gold Timika akan lebih banyak melahirkan pebasket handal dari tanah Papua. Pasalnya saat ini NSH Mountain Gold Timika sudah menjadi tim yang telah tergabung dalam liga bola basket tertinggi di tingkat nasional. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: