Obati dan Sembuhkan Luka, Kubur Dendam, dan Perkuat Kohesi

By

Komandan Korem 172/PWY, JO Sembiring, foto bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa usai kenaikan Pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), akhir Juni lalu.  (FOTO: Penrem 172/PWY for Cepos)

Lebih Dekat dengan Danrem 172/PWY yang baru, Brigjen TNI J.O Sembiring 

Hampir satu bulan ini, Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring, SH, SE menjabat sebagai Danrem 172/PWY menggantikan pejabat sebelumnya Brigjen TNI Izak Pangemanan. Meski belum genap satu bulan, namun berbagai kegiatan dan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat sudah banyak dilakukan di awal masa tugasnya ini. 

Laporan: Carolus Daot_Jayapura 

Tak berselang lama setelah mendapatkan promosi jabatan sebagai Danrem 172/PWY,  JO Sembiring mendapatkan bintang satu, atau pangkat Brigadir Jenderal dalam upacara korps raport yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, pada Selasa (28/6). 

  JO Sembiring mendapatkan kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi bersama  32 orang perwira tinggi lainnya  yang digelar di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Pusat.  J.O Sembiring, dinilai sudah matang dan layak naik pangkat, apalagi dengan jabatan baru sebagai Danrem 172/PWY.

   Selasa (12/7) kemarin Wartawan Cendrawasih Pos bertandang ke Korem 172/PWY. Brigjen   TNI J.O. Sembiring, menyambut hangat dan langsung mengajak masuk di ruang kerjanya yang sangat terhormat, dia ruang kerjanya itu dia menceritakan kisah hidupnya hingga sampai pada titik yang sekarang ini. 

    Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring, S.H., S.E., M.M. yang lahir lahir 8 Januari 1973 ini  adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang sejak 15 Juni  2022 mengemban amanat sebagai Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi menggantikan Brigjen TNI Izak Pangemanan.

  Brigadir Jenderal TNI Juinta Omboh Sembiring, S.H., S.E., M.M.  yang kini berusia 49 tahun ini, merupakan lulusan Akademi Militer 1995 ini masuk korps Infanteri, lebih khusus masuk di jajaran Kopassus. Jabatan terakhir Jenderal bintang satu ini adalah Kadep Ops Seskoad

  JO Sembiring mengaku  merupakan lulusan SMA Negeri 4 Medan pada (1991), Setelah lulus SMA Juinta Omboh Sembiring melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer dan lulus pada tahun 1995. 

   Setelah lulus dari Akmil,  JO Sembiring  dipercaya untuk mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Kopasus. Dimana dirinya sempat menjabat sebagai Danyon 33 Grup 3 Sandhi Yudha dari tahun (2010-2012), Dansat Intel Kopassus tahun (2012-2013).

   Setelah itu, JO Sembiring juga ditugaskan di wilayah Papua, dimulai sebagai Dandim 1714/Puncak Jaya  pada tahun 2013). Kabag Lat Rindam XVII Cenderawasih (2013-2014). Setelah itu kembali ke batalyon lagi, sebagai Kapen Kopassus (2014), Wadan Grup 3/Sandhi Yudha (2014-2015), Dangrup 3/Sandhi Yudha (2015).

  Selain itu dia juga pernah bertugas  sebagai Dosen Madya Seskoad (2015-2017), Pamen Ahli Danjen Kopassus Bid Nubika (2017-2019), Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih (2019—2020), Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Pangdam I/Bukit Barisan[6] (2020-2021), Kadep Ops Seskoad (2021-2022), dan terakhir  Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2022- Sekarang)

  Dipercaya menjabat Komandan  Korem 172/PWY, Brigjen TNI J.O. Sembiring mengaku memiliki Motto yaitu mengobati dan menyembuhkan luka, mengubur dendam, memperkuat kohesi, atau keserasian hubungan dengan unsur yang lain.  

   Latar belakang dari pada motto ini karena merasa bahwa semua pihak harus berdamai dengan keadaan yang ada, sebab dengan situasi yang tidak bersahabat ini semua pihak terkena dampak.

Menurut dia, hidup di Negara kesatuan republik ini sangat terbilang lengkap. Sebab bumi pertiwi ini cukup kaya akan alamnya. Hal ini cukup berbeda dengan beberapa negara di luar negeri yang pernah dia sambangi. 

   Danrem Sembiring, juga mengungkapkan pengalamnya hidupnya sebagai militer sangat  gemilang. Bahkan pada saat masuk sebagai kopasus dirinya langung ditugaskan ke Timor Timur. Kisah hidupnya bertugas sebagai pelindung rakyat bisa terbilang sudah makan garam dengan berbagai tantangan di medan tugas sudah dia alami. 

   Khusus di Papua, berbagai macam kisah telah dia lewati baik buruk hidup di hutan rimba Papua telah dia lewati. Bahkan dengan kelompok kelompok yang berbeda pandangan pun sudah dia anggap sebagai saudara sendiri. Hal itulah yang mendasari pria  berdarah Batak Karo itu merasa bahwa Papua merupakan bagian dari hidupnya. 

  Selain bertugas di dalam negeri diapun sudah cukup lama bertugas di luar negeri seperti di Eropa. Ketika itu dia ikut membawa misi budaya dari tokoh tokoh Ambon bersatu. Selain itu dia juga pernah bertugas ke beberapa negara lainnya.

  Sebagai pejabat baru, Danrem JO Sembiring  mengharapkan adanya sinergitas dari semua pihak dalam mendukung segala progam kerjanya. Jika ada yang merasa kurang, dia siap untuk di kritik. Hal ini menurut dia bagian dari bentuk perhatian masyarakat untuk meningkatkan kinerjanya. (*/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: