Ombudsman Tunggu Laporan dari Masyarakat

By

Kantor Telkomsel Wamena yang terletak di Jalan Thamrin Wamena. Sampai saat ini jaringan internet di Jayawijaya masih tetap dikeluhkan oleh masyarakat. (FOTO:Denny/ Cepos) 

Terkait Jaringan Internet yang Tidak Pernah Membaik

WAMENA–Keluhan warga soal jaringan internet yang sudah bertahun -tahun tidak membaik di Kabupaten Jayawijaya,  nampaknya mendapat perhatian dari Ombudsman RI, Perwakilan Provinsi Papua.

Kepala Keasistenan Bidang Pemeriksaan Ombudsman Provinsi Papua, Melania Pasifika Kiriho menegaskan, jaringan internat di Jayawijaya dan sekitarnya memang selama ini sudah dipantau, banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait jaringan internet yang disediakan Telkomsel selama ini, namun untuk menindak lanjuti masalah ini, pihaknya  menunggu laporan dari masyarakat.

    “Kita setelah tiba di Wamena merasakan hal itu, susah sekali mencari jaringan internet, oleh karena itu, saya pikir kalau mau melapor kepada kami, siapapun itu mewakili masyarakat terkait kepentingan publik yang tak terpenuhi seperti jaringan internet ini,” ungkapnya Kamis (17/11) saat ditemui di Wamena.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang berinisiatif melaporkan masalah ini kepada pihaknya, bisa  melalui email, telepon, tinggal petugas dari Ombudsman akan mengarahkan untuk melengkapi syarat dan ketentuan, seperti kronologis dari tahun berapa jaringan internet ini tak memadai atau bukti -bukti yang menunjukan jaringan internet ini lemah.

“Nanti kita lakukan pengecekan, setelah sampai di sini akan mengukur kecepatan banwich, sehingga kita akan mencari jalan keluarnya, bagaimana ke depannya, dan masalah ini kita juga alami setelah datang ke Wamena,” jelasnya.

Ia juga menyatakan, apabila ada 100 orang warga dan hanya satu yang mewakili untuk membuat laporan juga tidak masalah, tetap diterima dan ditindaklanjuti, yang penting perwakilan itu memiliki surat kuasa dari masyarakat yang merasakan langsung kualitas jaringan internet di Wamena.

“Kami tahu, penyedia jaringan internet ini adalah bisnis, namun bisnis itu disuport dari pemerintah, tidak dengan anggaran sendiri, ini yang harus dilihat,” katanya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: