Opening Ceremony PON XX Boleh Dihadiri 10 Ribu Orang

By

JAYAPURA – Kabar baik, akhirnya ceremony opening dan closing pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 Papua bisa disaksikan secara langsung, atau bisa dihadiri oleh penonton. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda kepada awak media saat ditemui di salah satu Hotel di Kota Jayapura, Sabtu (11/9).

Namun untuk kuota ceremony opening dan closing rencananya akan dibatasi, Wonda membeberkan, bahwa kemungkinan besar penonton yang diperbolehkan masuk dalam Stadion Lukas Enembe sebagai venue ceremony opening dan closing hanya berjumlah 10 ribu, atau 25 persen dan kapasitas stadion.

“Total maksimal itu di bawah 10 ribu orang, karena bagian tribun sebelah timur itu tidak dipakai, karena ditutup dengan panggung atau dekor PON. Dan kemungkinan tribun utara dan selatan yang dipakai dan barat untuk sisi VIP dan VVIP. Sehingga di bawah 10 penonton,” ungkap Wonda kepada awak media saat ditemui di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (11/9).

Wonda juga membeberkan, meski kapasitas dibatasi, protokol kesehatan tetap diperketat. Termasuk bagi orang yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 yang diperbolehkan masuk dengan melalui swab test.

“Beberapa kali kami sudah sampaikan bahwa kita akan kedatangan tamu, sehingga harus ada penonton dan Pak Presiden beberapa kali menyampaikan bahwa orang yang ada di sekitar venue harus vaksin dan itu tanda, jika semua sudah vaksin ada kemungkinan PON pakai penonton,” ujar Wonda.

Tak hanya saat ceremony opening dan closing, Wonda juga menyebutkan bahwa dengan melihat angka Covid-19 di Papua khususnya di empat kluster penyelenggara yang terus menurun maka PB PON juga memberikan lampu hijau kepada masyarakat yang ini menyaksikan pertandingan di setiap venue.

“Kami sudah siap dan kami sudah menyiapkan protokol kesehatannya, dan pastikan masyarakat yang masuk ke venue harus sudah vaksin. Ada bidang kesehatan yang bertanggung jawab di setiap venue, orang yang masuk harus sudah divaksin, dan swab test,” kata Wonda.

Bahkan Wonda menuturkan, PB PON juga menyediakan broadcasting untuk seluruh stasiun TV, agar masyarakat yang tidak bisa menyaksikan pertandingan secara langsung di venue dapat menonton dari rumah.

“Masyarakat juga tidak harus ke venue, mereka bisa menyaksikan dari rumah karena kegiatan semua venue kami tayangkan di semua TV,” pungkasnya.

Sebelumnya, kabar baik tersebut juga sudah disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD, ia menyebut jika masyarakat bisa menyaksikan pertandingan PON XX Papua 2021 secara langsung. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk membatasi jumlahnya.

“Yang menonton harus sudah divaksin Covid-19 dan di pintu masuk disiapkan alat pengukur suhu badan serta wajib menggunakan masker,” kata Mahfud usai meninjau venue di sekitar Stadion Lukas Enembe pekan lalu. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: