Optimis Tiga Poin

By
Mamadou Samassa ( FOTO : Erick/Cepos)

JAYAPURA-Tim Persipura Jayapura optimis bisa mendulang tiga poin saat menjamu tamunya PSS Sleman pada partai ketiga Liga 1 2019 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (31/5) malam ini pukul 20.00 WIT (Live Indosiar).

Persipura yang hanya mampu meraup satu poin di dua laga away, tidak ingin menyianyiakan tiga poin saat bermain di markasnya, Stadion Mandala Jayapura. Sekaligus, sebagai laga perdana home anak-anak Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura.

Meski demikian, Pelatih Persipura Luciano Leandro sedikit dipusingkan dengan absennya pemain pilarnya, Boaz Solossa yang mendapatkan hukuman sanksi 2 pertandingan dari Komisi Disiplin PSSI.

Kendati demikian, angin segar menghampiri timnya. Pasalnya legiun asingnya dalam pertandingan ini siap tancap gas. Mamadou Samassa yang dalam dua pertandingan belum bisa diturunkan, siap menjadi starter malam ini. Begitu juga Ibrahim Conteh siap tampil maksimal. Pemain naturalisasi Persipura, Godstime Ouseloka juga siap unjuk gigi.

Samassa akan diturunkan oleh sang pelatih Luciano Leandro untuk menggantikan peran Boaz Solossa. Meski masih terbilang baru bergabung bersama skuat Mutiara Hitam, namun Luciano yakin jika mantan striker Le Mans itu bisa menjadi andalan timnya di lini depan.

“Samassa sudah cukup lebih bagus dari kemarin. Kita optimistis kalau dia diturunkan dia bisa tampil bagus,” ungkap Luciano kepada awak media dalam konfrensi press di ruang meeting Stadion Jayapura, Kamis (30/5).

Selain Boci sapaan akrab Boaz, striker muda Persipura Marinus Wanewar juga dipastikan absen dalam laga ini lantaran terkena kartu merah saat bertandang ke markas Persela Lamongan.

Kendati demikian, mantan juru taktik PSM Makassar itu menuturkan jika dirinya sudah memiliki opsi lain untuk sementara mengisi posisi Marinus. “Pemain yang tidak bisa diturunkan memang pemain kunci, tapi kita harus percaya untuk pemain pengganti karena banyak pemain yang berkualitas untuk bantu kita nanti,” ujarnya.

Pelatih berpaspor Brasil ini juga membeberkan bahwa timnya saat ini siap untuk meraih kemenangan perdana pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air.

“Kita sudah lakukan persiapan dan motivasi pemain tinggi, yang kita minta pemain nanti bisa 100 persen. Untuk hasil nanti kita lihat tapi kita harus usaha jadi kita optimis dapat hasil bagus,” katanya.

Laga ini juga diprediksikan akan berjalan sengit. Pasalnya PSS memiliki modal bagus dengan catatan 1 kali menang dan 1 kali imbang, sementara Persipura juga tengah mengincar tiga poin perdana.

Luciano menekankan, timnya akan berjuang habis-habisan untuk bisa mendapatkan poin penuh di markas sendiri, demi mengejar kemenangan perdana. Ia bahkan sudah menginstruksikan anak asuhnya untuk melakukan pressing ketat terhadap sang tamu.

“Kita sudah lihat dari persiapan ini, suasananya sudah bagus dan kita terus motivasi pemain agar bagaimana nanti kita melakukan pressing terhadap tim lawan. Karena kita butuh tiga poin di sini, dan kita optimistis bisa menang,” jelasnya.

Bermain di depan pendukungnya, Luciano yakin bisa mengalahkan juara Liga 2 2018 ini, demi memperbaiki peringkat Persipura saat ini. Pasalnya tim dengan empat bintang itu masih tercokol di peringkat ke-14 dengan raihan 1 poin dari hasil sekali imbang dan sekali kalah. Sedangkan, PSS Sleman yang berada di peringkat ke-8 dengan koleksi 4 poin dari sekali menang dan sekali seri.

Selain melakukan persiapan intensif, Luciano juga meminta kepada suporter untuk memenuhi Stadion Mandala agar timnya bisa mendapatkan hasil sempurna. Menurutnya, dukungan dari suporter di markas sendiri akan menjadi keuntungan lebih bagi timnya.

“Kita minta untuk suporter datang ke sini untuk dukung kita, karena kita sudah latihan dan berusaha. Bisa main di kandang sendiri sangat baik bagi tim kita. Dulu tim datang ke sini sulit untuk dapat poin, dan mudah-mudahan dengan semua yang kita lakukan di laga besok bisa membuahkan hasil positif,” harapannya.

Sementara disinggung soal kemenangan 2-0 atas tim Super Elang Jawa julukan PSS Sleman dalam partai ujicoba beberapa bulan lalu, Luciano tetap mewanti-wanti pemainnya. Sebab hasil ujicoba menurutnya bukan tolok ukur kekuatan tim lawan.

“Itu uji coba, dan sangat berbeda dengan kompetisi resmi. Itu beda sekali dan yang penting adalah kita konsentrasi untuk memenangkan pertandingan. Kita harus benar-benar siap sampai pertandingan berakhir, kita harus terus berusaha untuk kita bisa raih hasil maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Persipura yang dipastikan tampil sejak menit awal, Yustinua Pae menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain untuk mereka selain memenangkan pertandingan.

“Kami sudah siap untuk memenangkan pertandingan besok. Karena ini adalah pertandingan awal di kandang dan mau tidak kita harus ambil poin untuk bisa memperbaiki peringkat. Kami akan bekerja keras untuk pertandingan karena kita sedang ada di peringkat bawah,” katanya.

Kondisi yang sama juga dialami oleh tim tamu, mereka juga kehilangan 5 pemain intinya dalam pertandingan ini. Selain itu, melonjaknya harga tiket pesawat membuat mereka memangkas jumlah pemain yang diboyong ke Jayapura.

“Kami hanya membawa 16 pemain karena hambatan kami soal tiket pesawat yang sedang melonjak. Tapi kami akan mencoba merepotkan permainan Persipura. Kita akan berusaha untuk mencari poin disini tapi kalau soal hasil kita Tuhan yang memutuskan,” ungkap pelatih kepala PSS Sleman Seto Nurdiantoro.

Selain itu, ia juga mengakui bahwa kondisi fisik pemainnya kurang fit saat meladeni Persipura. Pasalnya, PSS Sleman baru tiba di Kota Jayapura, Kamis (30/5) siang kemarin.

Seto juga menerangkan bahwa mereka sudah mengetahui sedikit kekuatan dari Persipura pasca dikalahkan 2-0 pada ujicoba beberapa bulan lalu.

“Kami memetik pelajaran yang penting, tapi secara umum saya melihat Persipura dari tahun ke tahun selalu stabil, dan ini akan menjadi pelajaran kami bagaimana bisa menghentikan perlawanan Persipura,” katanya.

Disinggung soal Persipura tanpa pemain andalannya Boaz Solossa dan Marinus Wanewar, Seto tetap melihat itu bukan keuntungan bagi mereka. Menurutnya Persipura memiliki pemain dengan materi hampir sama rata.

“Pengaruhnya ada, tapi tidak terlalu besar. Saya lihat potensi-potensi pemain Persipura sangat bagus, dan ini permainan kolektif dan kehilangan 1-2 pemain tidak akan begitu pengaruh,” bebernya.

Seto juga memberikan respek kepada tim kebanggan masyarakat Papua itu. Menurutnya, Persipura bisa mengulang prestasi emas di tangan Luciano Leandro.

“Persipura ditanagani oleh coach Luciano banyak perubahan. Persipura salah satu kandidat juara kalau cara bermainnya seperti yang kami lawan waku itu,” jelasnya.

Di tempat yang sama, kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto menegaskan, meski hanya datang dengan 16 pemain, mereka optimis bisa meraih poin di Mandala.

“Intinya kita datang ke sini untuk mencuri poin, meski kami hanya dengan 16 tapi kami tetap yakin dengan kekuatan tim kami harus mencuri poin, meski hanya satu poin yang penting kita bisa bawa poin,” tutupnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: