Paling Terdampak, Tapi Pariwisata Harus Tetap Hidup

By

JAYAPURA- Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias B. Mano, menegaskan bahwa di tengah pandemi Covid 19, khususnya di Kota Jayapura, sudah semestinya tidak ada yang saling menyalahkan.

“Dalam hal ini, dari sektor ekonomi tak boleh salahkan sektor kesehatan, begitu pula sebalikanya sektor kesehatan tak boleh salahkan sektor ekonomi. Tapi, bagaimana kita saling menunjang agar semuanya dapat sehat, dan ekonomi kembali pulih,” jelas Mathias B. Mano, kepada Cenderawasih Pos, Selasa (3/8) kemarin.

Kata Mathias, Pemkot Jayapura tidak akan memberikan peluang bagi penyebaran Covid 19 yang semakin meluas lagi di Kota Jayapura melalui berbagai upaya. Meskipun, dirinya mengakui bahwa hal tersebut sulit dilakukan.

“Apalagi bagi kita di sektor pariwisata yang sangat terdampak dengan adanya pandemi ini. Sekarang, orang-orang sudah dilarang untuk berkumpul, namun kafe, restoran, warung, PKL, hotel, hanya dapat bertahan dari datangnya orang, dalam hal ini para customer, di usaha mereka,” ungkapnya.

Artinya, ini agar mereka mendapatkan penghasilan untuk membiayai operasional usaha mereka, termasuk menggaji karyawan, serta menyambung hidup.

“Termasuk hotel-hotel besar yang juga terdampak karena memiliki pembiayaan operasional yang juga besar, seperti listrik, air, dan yang lainnya, termasuk menggaji karyawan. Sudah ada beberapa manajer yang mengeluhkan hal ini. Harapan mereka, kalau sampai tidak ada tamu yang menginap, paling tidak pertemuan-pertemuan yang dilakukan pemerintah, swasta, maupun instansi manapun dapat dilakukan di hotel,” jelasnya.

“Jadi, dari situlah hotel, restoran, kafe, bisa membiayai operasional mereka, menggaji karyawan, dan mempertahankan eksistensi usahanya di tengah pandemi. Dengan hasil rapat Forkopimda yang telah dilakukan, kami juga akan segera menyampaikan pemerintah pusat agar kementerian pariwisata juga dapat memberikan bantuan kepada pelaku usaha di kota jayapura, baik yang memiliki izin usaha atau PKL,” pungkasnya. (gr/wen) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: