Pansus Minta Pekerjaan Wisma Dikebut!

By

Masih Banyak Persoalan yang Ditemukan

JAYAPURA – Panitia Khusus atau Pansus PON XX dan Peparnas XVI Papua terus intens mengecek kesiapan pelaksanaan PON XX Papua. Mengingat event olahraga nasional empat tahunan tersebut tinggal menyisakan dua pekan lagi.

Setelah mengecek kesiapan venue yang ada di kluster Kota dan Kabupaten Jayapura, Pansus PON dan Peparnas XVI Papua kembali mengecek kesiapan akomodasi yang bersifat non hotel atau wisma yang nantinya akan digunakan untuk menampung atlet dan official.

Di Kota dan Kabupaten Jayapura, ada 6 wisma yang akan digunakan untuk mendukung akomodasi pelaksanaan PON XX. Untuk Kabupaten Jayapura menggunakan mess atlet di kampus Papua Alom, Asrama STT Walter Post.

Kemudian yang ada di Kota Jayapura menggunakan Asrama Mahasiswa Supiori, asrama STT I.S Kijne, penginapan yayasan Yumyaf, Hotel Numbay dan Asrama BLKI Pasir II.

Ketua Pansus PON XX dan Peparnas XVI Papua, Jack Komboy mengatakan bahwa meski progres pembangunan/renovasi telah mencapai 80-90 persen, tapi masih banyak pekerjaan besar yang mereka temui di setiap wisma atau asrama yang akan digunakan.

“Pada prinsipnya semua sudah ada yang 80 ada yang 90 persen, ya kita berharap contohnya seperti STT itu kami melihat harus menambah orang pekerja lagi, karena menurut kami itu memang ada perhatian khusus dari wisma yang kami kunjungi,” ungkap Jack Komboy kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Asrama BLKI Pasir II Kota Jayapura.

Jack Komboy juga menyebutkan, selain struktur bangunan, mereka juga menemukan beberapa kendala seperti belum adanya suplay listrik dan air bersih.

“Hal-hal lain yang kami dapatkan itu kendala di air dan listrik, kami berharap PB PON segera melakukan komunikasi dengan PLN dan PDAM, agar mereka bergerak cepat. Bagaimana menambah daya dan air di wisma-wisma,” ujar Jack Komboy.

“Kami harap ada kerjasamanya, PLN juga harus bertindak sehingga semua wisma yang dikerjakan ini segera listrik harus masuk dan kalau ada persoalan daya di tambah. Dan dalam dua hari ini kami juga akan mengundang pihak PLN dan PDAM, bagaimana persoalan listrik dan air,” pungkasnya. (eri).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: