Papua Bagian dari NKRI dan Sudah Final

By

SENTANI-Sejumlah tokoh masyarakat Papua, yang tergabung dalam Komponen Merah Putih Papua dan Komponen Pemuda Merah Putih Papua melakukan deklarasi dan menyampaikan pernyataan sikap terkait momentum 1 Juli yang bertepatan dengan Hari Bhayangkara, yang selama ini dipropagandakan oleh sebagian kecil kelompok masyarakat sebagai HUT TPN-OPM, di Obhe Kampung Sereh Sentani, Rabu, (30/6). 

Yanto Eluay,  selaku Koordinator Komponen Merah-Putih Papua mengatakan, Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan itu sudah final. Sehubungan dengan itu, kata dia,  kelompok TPN-OPM telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai kelompok separatis teroris Papua. Setidaknya kelompok ini tercatat lebih dari 80 kali melakukan aksi gangguan Kamtibmas di Tahun 2021.

“Dengan melihat berbagai dinamika dan situasi keamanan yang terjadi di tanah Papua maka kami komponen Merah Putih Papua dan Komponen Pemuda Merah Putih Papua merasa perlu untuk bersama-sama dengan seluruh elemen di tanah Papua turut membantu pemerintah, TNI-Polri untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, aman dan tentram,” ujar Yanto.

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan oleh Komponen Merah Putih Papua dan Komponen Pemuda Merah Putih Papua, pertama menolak segala bentuk kegiatan terkait peringatan tanggal 1 Juli sebagai HUT TPN OPM. Kemudian mengimbau kepada seluruh masyarakat di Papua agar tidak terprovokasi oleh kelompok separatis di Papua atau yang berafiliasi dengannya, karena nantinya hanya akan merugikan masyarakat sendiri. 

“Mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah terhadap penetapan kelompok separatis di Papua sebagai kelompok separatis dan teroris di Papua,” ujarnya.

Pihaknya mendukung penuh aparat TNI dan Polri untuk melakukan penegakan hukum yang terukur sesuai SOP terhadap kelompok KKB dalam rangka menjamin serta menciptakan rasa aman dan damai dalam kehidupan bermasyarakat di tanah Papua. Mereka juga menyatakan mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu patuh pada protokol kesehatan.

“Mendukung sepenuhnya keberlanjutan otonomi khusus dan pembentukan daerah otonomi baru di Papua sebagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua,”tandasnya.

Pada kesempatan itu, mereka juga mengimbau kepada seluruh pihak serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan PON XX, Tahun 2021. Kemudian mereka juga mendorong aparat penegak hukum dan pemerintah untuk terus melakukan upaya pemberantasan penyalahgunaan anggaran dan korupsi di Papua.

“Menyikapi situasi kondisi dan situasi Kamtibmas di Kabupaten Yalimo maka kami minta masing-masing pihak agar dapat menahan diri dan tidak terprovokasi dengan adanya tindakan-tindakan yang melanggar hukum yang akan merugikan masyarakat sendiri,”tambahnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: