Beranda JAYAPURA Papua dan Papua Barat Rawan Gempa Bumi

Papua dan Papua Barat Rawan Gempa Bumi

0

Selama 2020, Terjadi 1.597 Kali Gempa

JAYAPURA-Musibah Gempa Bumi yang masih banyak terjadi di Indonesia harus tetap menjadi perhatian penduduk di Papua, dimana selama Tahun 2020 wilayah Papua dan Papua Barat terjadi   tektonik sebanyak 1.597 kali. Selama periode ini didominasi gempa bumi dengan magnitude kecil M < 4 yang terjadi sebanyak 1.420 kali, magnitude 4 < M < 5 sebanyak 165 kali, magnitude M > 5  sebanyak 12 kali.

   Hal ini dikatakan, Plt BMKG Wilayah Jayapura Plt. Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Jayapura Tato Agustinus,S.Si, melalui Kepala Sub Bidang Pengumpulan dan Penyebaran BBMKG Wilayah V Jayapura Dedy Irjayanto, S.Si, M.Sc, baru-baru ini.

  Dijelaskan, diinjau dari kedalaman, Gempabumi tersebut didominasi oleh gempabumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 70 Km sebanyak 1516 kali dan gempabumi kedalaman menengah 71 < H < 80 sebanyak 20 kali dan 1 kali kejadian gempabumi dengan kedalaman dalam H > 300 km .

  “Gempa bumi signifikan atau dirasakan sebanyak 58 kali dengan Zona aktif yang perlu diwaspadai seperti sesar Sorong di Sorong, sesar Ransiki di Ransiki – Papua Barat, di Wilayah Papua, zona sesar Yapen di Wilayah Serui dan Biak, zona patahan waipoga, wandamen, sesar sungkup Weyland di Nabire dan sekitarnya, Zona Lajur Anjak Mamberamo di Wilayah Sarmi dan sekitarnya, Zona pengangkatan Cycloop di Jayapura dan sekitarnya serta Lajur Anjak Pegunungan Tengah di Wilayah Wamena dan sekitarnya,”ujarnya.

   Menurutnya, selama Pandemi Covid-19, masyarakat diimbau sebaiknya tetap bersikap waspada mengingat wilayah Papua dan Papua Barat merupakan kawasan rawan gempa bumi sehingga gempa bumi kuat dapat terjadi kapan saja. Diharapkan ketika gempa bumi kuat terjadi, masyarakat bisa melakukan mitigasi bencana dan evakuasi mandiri dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.(dil/tri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here