Pasien Covid Mandiri Diminta Tidak Sebarkan ke Orang Lain

By

MERAUKE-Adanya informasi pasien Covid yang karantina mandiri di luar kota yang terkadang masih jalan-jalan ditanggapi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita. Saat dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (23/7), Nevile menjelaskan bahwa semua pihak memiliki peran untuk melakukan pengawasan terhadap pasien karantina mandiri, mulai dari kepala distrik, kepala kampung, RT dan RW.
“Semua stakeholder memiliki peran untuk mengawasi. Kami dari pihak kesehatan tidak mungkin bisa mengawasi 1 x 24 jam,” kata Nevile.
Menurutnya, pengawasan yang diberikan pihak kesehatan adalah mengecek kondisi kesehatan pasien serta pemberian obat. “Tugas dari pihak kesehatan adalah mengecek kondisi pasien, pemberian obat serta mengecek apakah obat yang diberikan itu sudah diminum sesuai yang dianjurkan. Kalau untuk masalah jalan-jalan, sudah menjadi tugas seluruh stakeholder yang ada,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Nevile, yang terpenting adalah kesadaran dari pasien itu sendiri untuk tidak menyebarkan kepada orang lain dengan cara jalan-jalan. “Harus dari diri sendiri. Kalau isolasi ya harus isolasi betul,” jelasnya.
Nevile R. Muskita memberi apresiasi terhadap cara yang dilakukan oleh Korem 174/ATW terhadap anggotanya yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Dimana, bagi prajurit yang isolasi mandiri dipasang bendera warna merah di depan rumah masing-masing sebagai tanda dan papan keterangan isolasi mandiri. Namun untuk menerapkan kepada masyarakat hal tersebut, kata Nevile sulit dilakukan kecuali atas kesadarannya sendiri.
“Kalau kita buat, bisa-bisa petugas kita dikejar atau dilempar batu,” jelas Nevile.
Meski begitu, mantan Direktur RSUD Merauke ini mengajak para relawan Covid untuk turut serta memberikan pengawasan kepada pasien Covid tersebut. Menurutnya, relawan Covid ini bisa diambil dari mereka-mereka yang selama ini tidak percaya dan tidak takut dengan Covid.
“Kan ada yang selama ini merasa tidak percaya dengan Covid dan tidak takut dengan Covid. Mereka-mereka itu bisa jadi relawan untuk mengawasi pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman),” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: