Pedagang di Pasar Pharaa Harus Tertib Buang Sampah

By

Para Pedagang ikan di Pasar Phara Sentani,Kamis (15/12). Diharapkan para pedagang ikan ini tertib dalam membuang sampah, juga pedagag-pedagang  lainnya, sehingga lingkungan pasar tetap bersih. Robert Mboik Cepos

SENTANI-Keluhan pengunjung Pasar Baru atau Pasar Phara Sentani dan  sorotan dari organisasi pemuda peduli lingkungan hidup Kabupaten Jayapura,  terhadap kebersihan Pasar Baru Sentani, akhirnya ditanggapi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura selaku instansi yang menangani langsung aktivitas dan kegiatan para pedagang di pasar tersebut. 

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura,  Teofilus Tegai mengatakan, buruknya sistem kebersihan di Pasar Baru Sentani itu yang kemudian berdampak pada tersumbatnya saluran drainase karena ketidaksadaran para pedagang yang masih membuang kotoran,  terutama sampah hasil kegiatan dan aktivitas jual beli di sembarang tempat.  

“Yang pertama kita sebagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan punya tugas untuk kebersihan .  Dalam waktu dekat dan tadi juga Ibu Hana sudah perintahkan untuk kerja bakti bersama,  dengan semua OPD dan kami Disperindag akan turun lihat itu ,” kata Teofilus Tegai, saat konfirmasi Cenderawasih Pos di Kantor Bupati Jayapura,  Kamis (15/12) kemarin. 

Terkait dengan upaya kebersihan,  pihaknya juga telah mendapat tawaran bantuan dari organisasi pemuda peduli lingkungan hidup Kabupaten Jayapura di bawah koordinator Manase Taime. 

 Selain itu, pihaknya juga meminta kesadaran dari para pedagang,  terutama pedagang-pedagang ikan yang ada di bagian atas saluran drainase itu supaya tidak membuang sembarang sisa-sisa potongan tulang atau kepala ikan ke saluran drainase tersebut.  

“Pedagang juga harus tahu diri,  karena saya pernah survei ,  itu sisa-sisa potongan kepala ikan dibuang begitu saja,”ujarnya. 

 Lanjut dia, pihaknya akan mengambil sikap tegas,  terutama dengan langsung membersihkan kawasan tersebut dengan melibatkan sejumlah pegawai yang ada di dinas tersebut.  Di samping itu pihaknya akan memberi teguran kepada para pedagang ikan supaya tidak lagi membuang sisa-sisa potongan  ikan ke saluran drainase .  

 Menurut dia, pola perilaku para pedagang ini juga harus diubah,  terutama mengenai penataan dan pengelolaan sampah-sampah yang ada di pasar tersebut,  sehingga kebersihan tetap terjaga.  

 “Ini pola perilaku para pedagang harus diubah dalam menjaga kebersihan. Selama ini kita belum pernah memungut retribusi kebersihan, tapi tahun depan sesuai perintah ibu Hana kita akan pungut retribusi sampah,”tandasnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: