Pelaku Diduga Sering Berkeliaran di Kampus

By

JAYAPURA – Hingga Selasa (3/8) kemarin penyidik Polsek Abepura masih melakukan penelusuran  pelaku penikaman terhadap seorang sekuriti kampus Uncen bernama Hans yang akhirnya tewas. 

Pelaku sendiri diduga sering berkeliaran di kampus Uncen Abepura karena dari cara korban melarikan diri terlihat cukup mengenal kondisi kampus. Sementara jenazah  sekuriti sendiri telah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan di Kampung Puay. 

“Pelaku masih kami cari namun keterangan dari beberapa saksi menyebut bahwa memang pria yang ditegur korban inilah yang menikam namun untuk motifnya kami belum tahu,” jelas Kapolsek Abepura, AKP Lintong Simanjuntak, Selasa (3/8) kemarin.

 Di sekitar lokasi kejadian Polisi juga berhasil mengamankan sebuah pisau yang digunakan oleh pelaku. Pisau ini bukan badik maupun sangkur melainkan pisau dapur dengan gagang berwarna merah yang terbuat dari plastik. Pisau ini sendiri bengkok dan nyaris patah di bagian pangkalnya. Pisau tersebut ditemukan  di drainase yang hanya beberapa meter dari gapura Kampus Uncen Abepura. Barang bukti pisau ini sendiri hampir saja hilang terbawa arus air namun untungnya keburu ditemukan. 

 Pelaku diduga setelah menikam korban, melarikan diri lewat belakang pos sekuriti kemudian melompati pagar dan langsung menuju jalur utama kampus. Di sini beberapa saksi mengaku sempat mengejar pelaku namun pelaku lebih dulu melarikan diri ke arah belakang auditorium Uncen. Nah di belakang auditorium inilah pelaku berhasil menghilangkan jejak dan tidak berhasil ditemukan. 

“Itu yang kami pikir bahwa pelaku ini sudah hafal jalan dan posisi gedung maupun pagar di kampus ini. Buktinya setelah melompati pagar di belakang pos ia  langsung menuju auditorium dan menghilang,” jelas Lintong. 

Menariknya pelaku tidak langsung  melarikan diri ke jalan raya tetapi memilih  kabur dengan melompati beberapa pagar di dalam area kampus. Sementara selain mengamankan barang bukti pisau, Polisi juga mengamankan kursi di pos satpam dan baju kemeja putih, celana kain hitam dan sepasang kaos kaki yang ditemukan di dalam ruangan pos satpam. 

Kapolsek menyebut sebelum terjadi penikaman korban masih sempat melakukan perlawanan namun diduga karena terpojok akhirnya tertikam. “Kami masih mencari rekaman cctv  dan semoga  bisa membantu,” tambahnya. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: