Beranda POLITIK Pelantikan DPRP Kemungkinan Molor

Pelantikan DPRP Kemungkinan Molor

0
Yonas Nussy

JAYAPURA-Semangat besar untuk melakukan pelantikan  anggota DPR Papua tepat waktu pada 30 Oktober nampaknya masih diragukan. Ini setelah salah satu anggota DPRP, Yonas Nussy meminta agar ada pertimbangan lain dari Kemendagri terkait baru rampungnya Perdasus 14 kursi dalam sidang paripurna lalu. 

Nah meski sudah berlalu sekira 2 minggu namun proses ini masih harus digodok oleh Biro Hukum dan Kesbangpol Provinsi Papua sehingga dengan waktu yang tersisa kurang lebih 15 hari dianggap tidak cukup. 

 β€œItu hitungan kami   karena hingga kini masih dalam proses penomoran dan  belum sepenuhnya rampung. Saya pikir jika kami mengejar 30 Oktober itu sulit karena masih ada beberapa proses yang harus dilakukan. Tugas DPRP sudah selesai tapi yang lain masih menunggu,” jelas Yonas di Jayapura, Minggu (13/10). 

Alhasil rencana pelantikan yang awalnya disemangati bisa dilakukan bersamaan nampaknya sulit dilakukan. Meski awalnya ketua DPRP, Yunus Wonda mengklaim bahwa dirinya optimis. 

Yonas Nussy menyampaikan bahwa pihaknya minta eksekutif bisa bersurat ke Kemendagri guna melakukan koordinasi mengajukan penundaan waktu pelantikan. Ia menyatakan  alasan minta ditunda karena untuk kursi pengangkatan ternyata masih dalam tahap proses. 

Pihaknya sendiri siap mengikuti proses tersebut akan tetapi waktu semakin sempit. “Ini bicara asas keadilan bahwa 14 kursi bukan lahir dari pergantian antar waktu melainkan harus tetap lima tahun dan kami mengikuti semuanya namun perlu waktu. Karenanya kami minta kelonggaran waktu,” imbuhnya.  

Meski demikian Yonas masih berharap pelantikan tetap dilakukan sama-sama namun bila situasi tak mendukung maka perlu perpanjangan waktu.  “Jadi sesuai nomenklatur bahwa ini bukan DPRD melainkan DPRP yang harus dilantik bersama,” tandasnya. 

Sebelumnya Ketua DPRP, Yunus Wonda menargetkan agar semua proses bisa disegerakan agar waktu pelantikan pada 30 Oktober bisa dilakukan bersama-sama.  (ade/nat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here