Pembangunan Dermaga Kondap Tunggu Penetapan Perubahan APBD

By

MERAUKE-   Kepala  Dinas  Perhubungan  Kabupaten Merauke Fransiskus Anggawen mengungkapkan bahwa sampai saat ini pihaknya   masih menunggu  perubahan  APBD 2019  untuk membangun kembali   Dermaga Kondap, Kelapa Lima  Merauke yang terbakar sekitar bulan Mei 2019 lalu. 

  ‘’Kami masih  tunggu  APBD Perubahan 2019. Mudah-mudahan anggarannya bisa masuk. Tapi kalau    tidak masuk,  berarti kita  tunggu di APBD Induk 2020 mendatang,’’ kata   Fransiskus Anggawen ditemui  media ini,  Senin (23/9). 

   Untuk  pengisian  bahan bakar  minyak (BBM) jenis  Premium, Solar dan Minyak   Tanah  dari atas  mobil tanki  ke atas kapal  pengangkut  BBM tersebut saat ini, lanjut Fransiskus Anggawen, kapal-kapal pengangkut    BBM tersebut melakukan pengisian di  dermaga seorang pengusaha  yang tidak jauh dari   dermaga  kayu  Kondap Kelapa Lima Merauke  yang terbakar   tersebut. 

  ‘’Untuk sementara , pengisian  dilakukan di  dermaga salah satu  pengusaha  yang  tak jauh  dari  dermaga  kita yang terbakar  ini,’’ jelasnya.    Namun begitu, lanjut dia, pihaknya  tetap melakukan   pengawasan  saat melakukan pengisian  BBM dari mobil tanki ke atas   kapal pegangkut BBM. 

  ‘’Kami ada   tugasnya  pegawai untuk  melakukan   pengawasan  ke sana setiap  terjadi pengisian,’’ terangnya. 

    Fransiskus  Anggawen mengakui bahwa   pengisian BBM dari mobil tanki  ke atas kapal masih tetap menggunakan alkon untuk memompa   BBM  tersebut. ‘’Tapi kita melakukan pengawasan  terhadap penggunaan alkon di darat ini,’’ jelasnya. 

  Kedepan, tambah   Fransiskus Anggawen,    akan dibuat   tempat penampungan di sekitar pelabuhan sehingga tidak ada lagi  pengisian   BBM  ke atas kapal  tersebut langsung diambil dari mobil  tanki. 

   Sebagaimana diketahui, bahwa     terbakarnya dua kapal  pegangkut  BBM bersama dermaga Kondap Kelapa Lima Merauke   pada bulan Mei  2019 lalu   itu saat  terjadi pengisian  BBM dari atas mobil pengangkut ke kapal dengan menggunakan Alkon. Dalam  peristiwa   tersebut, tiga orang meninggal dunia. Namun kasus ini    ditutup karena  orang yang dianggap bertanggung  jawab semuanya tewas dalam  peristiwa  tersebut. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: