Pembangunan Kantor Bupati Grime Nawa Ilegal

By

Tanpa Dasar Hukum yang Jelas 

SENTANI-Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Grime Nawa hingga saat ini belum jelas, namun sejumlah  masyarakat di Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura sudah mulai membangun kantor bupati sementara dan juga pemerintahannya dalam rangka menyambut atau mempersiapkan wilayah itu sebagai daerah otonomi baru secara definitif.

Pantauan Cenderawasih Pos, Selasa, (3/8), Kantor Bupati sementara terletak di Kampung Sanggai, Distrik Namblong. Di depan bangunan yang dijadikan kantor itu, terpasang papan yang bertuliskan Kantor Bupati Grime Nawa sementara.

Aksi masyarakat membangun Kantor Bupati Grime Nawa  ini mendapat tanggapan dari kepala Distrik Nimboran, yang juga bersebalahan dengan Distrik Namblong, Marsuki Ambo. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di wilayahnya itu merupakan tindakan ilegal alias tanpa dasar hukum yang jelas. Karena menurutnya, selaku tokoh masyarakat yang juga sebagai salah satu unsur pemerintahan di wilayah Grime, pihaknya sama sekali  belum mendapatkan surat atau informasi terkait pembentukan Kabupaten Grime Nawa secara definitif. Ataupun sebaliknya pihaknya  belum mendapatkan surat dari pemerintah, baik Kabupaten Jayapura, Pemprov Papua  sehubungan dengan pembentukan Kantor Bupati sementara dan unsur pemerintahannya.

“Itu tindakan ilegal, tidak punya dasar hukum. Dari mana dasar hukumnya, itu tidak ada. Itu hanya dibuat oleh masyarakat tertentu dan mereka membangun kantor bupatinya beserta pemerintahan sementara,” katanya.

Selain itu, sejauh ini memang tidak ada aktivitas yang menonjol terkait dengan kedudukan atau kehadiran dari kantor bupati sementara  tersebut. Namun dia meminta masyarakat di wilayah Grime Nawa supaya bijak dalam menanggapi setiap informasi, termasuk isu pemekaran daerah otonomi baru di wilayah Grime Nawa.

“Itu rupanya mereka membentuk sendiri, kubu-kubu yang difasilitasi oleh orang-orang yang tidak tahu sumbernya dari mana. Mengatasnamakan dirinya, saya ini bupati lah, saya ketua DPRD-nya, saya Sekdanya. Darimana sumbernya, tidak jelas,” tegasnya.

Dia mengatakan, saat ini Bupatinya dijabat oleh  mantan kepala kampung Sanggai, Zakarias Wombokomo. Dia mengaku sehubungan dengan aktivitas tersebut, pihaknya dari unsur pemerintah distrik telah diundang mulai dari peletakan batu pertama dan juga deklarasi terkait kehadiran Kantor Bupati Grime Nawa tersebut.

“Tapi saya tidak mau hadir karena saya anggap itu tidak jelas dan saya tidak mau terjebak,”tambahnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: