Pembangunan Pasar Tidak Boleh Perorangan

By

Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., berbincang-bincang dengan Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi ST.,MT., Dan manager Saga Mall Abepura dalam melakukan Sidak di Supermarket untuk melihat penerapan Protokol Kesehatan, baru-baru ini. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST.,MT., mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan izin terkait adanya rencana pembangunan pasar perempuan Port Numbay di jalan Nafri- Holtekamp.

Pasalnya, pembangunan pasar ini adalah wewenang pemerintah tidak boleh langsung dari masyarakat, karena ada aturan yang jelas. Karena dalam membangun pasar, harus ada kajian yang dilakukan oleh pemerintah melibatkan banyak OPD terkait  seperti Dinas PUPR PKP soal tata ruang dan perizinannya, termasuk fari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) soal kajian analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan lainnya.

“Saya sudah lihat lokasi pembangunan pasar perempuan  Port Numbay yang diprakarsai lembaga perempuan agar Port Numbay Kota Jayapura oleh Nerlince Wamuar Rollo, di jalan Nafri-Holtekamp setelah jembatan Youtefa, dan ini rencana pribadi perorangan. Tapi kalau namanya pembangunan pasar ini kewenangannya ada di pemerintah kota tidak ada perorangan atau masyarakat,”katanya, Selasa (20/7) kemarin.

Lanjutnya, selama belum ada penjelasan kepada pemerintah dianggap belum ada itu pembangunan pasar dan jika masih masih dilakukan pembangunan pasar dan tidak sesuai peruntukan ruang maka ini melanggar peraturan daerah tentang tata ruang dan ini kewenangan ada di Dinas PUPR Kota Jayapura.  “Kalau namanya pembangunan Pasar itu hanya bisa dilakukan pemerintah tidak boleh perorangan,”tandasnya.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: