Pembinaan Atlet Harus Terus Diperhatikan

By
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat mengangkat bendera star sebagai simbolis pembukaan Kejuaraan Atletik Kota Jayapura yang berangsung di Lintasan Atletik Kampus IPDN Buper Kota Jayapura, Kamis (25/7) kemarin.( FOTO : Yudi for Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengharapkan adanya pembinaan prestasi bagi usia pelajar di tiap sekolah, agar menghasilkan atlet terbaik bagi Papua bukan hanya Popnas dan PON 2020 yang tinggal setahun lagi, namun di kejuaraan Nasional lainnya.

“Kepala sekolah, guru olahraga kalau ada potensi anak pelajar, jangan didiamkan tapi harus dikembangkan karena dengan begitu prestasi Papua khususnya Kota Jayapura bisa melahirkan atlet-atlet terbaik kedepannya,”ungkap Benhur Tomi Mano usai membuka resmi Kejuaraan Atletik Tingkat Pelajar SMA/SMK se-Kota Jayapura di Lintasan Atletik Kampus IPDN Buper Kota Jayapura, Kamis (25/7) kemarin. 

Pria yang akrab disapa Mano itu menuturkan, Indonesia mengenal Papua dengan gudangnya para atlet berprestasi yang luar biasa di semua Cabor, namun jika tidak didorong oleh pemerintah provinsi, kabupaten/kota hasilnya pun tidak maksimal.

Oleh karena itu, pembinaan terukur harus menjadi fokus, bukan hanya pembangunan venue, namun juga prestasi atlet Papua untuk meraih medali nantinya di Popnas dan PON 2020 mendatang.

“Pembinaan terukur harus jadi fokus kita semua, sehingga pasti ada atlet terbaik yang kita lahirkan. Sehingga jangan hanya siapkan venue bagus tapi atlet juga sangat penting untuk Popnas dan PON karena kita tuan rumah. Harus diasa, dibina dengan baik pasti lahirkan prestasi luar biasa,”ucapnya.

Orang nomor satu Kora Jayapura itu mengharapkan lewat kejuaraan ini lahir pelari-pelari handal dan potensi yang mewakili Kota Jayapura di event Nasional, sebab Pemerintah Kota terus berkomitmen menyukseskan Popnas dan PON 2020.

“Mari kita bersama sukseskan Popnas dan PON baik penyelenggaraan maupun prestasi, karena Kota Jayapura salah satu klaster yang tentu jadi kebanggaan kita yang harus di jaga terutama meraih medali sebanyak-banyaknya bagi Papua,” ungkapkan.

Sementara itu Ketua Panitia penyelenggara, Mulyadi, menambahkan bahwa kejuaraan ini berlangsung selama dua hari (25-56 Juli) dan mempertandingkan 4 nomor yakni 100 meter, 200 meter, 400 dan 800 meter dengan jumlah peserta sebanyak 108 atlet dari 12 sekolah SMA/SMK di Kota Jayapura.

“Sistemnya pakai sistem gugur, sedangkan perangkat pertandingan kita bekerjasama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan Dispora Kota Jayapura, sekaligus ajang melihat potensi pelari-pelari muda tingkat pelajar untuk nanti di bina dan di kembangkan kedepannya,”tandasnya. (eri/oel/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: