Pemeriksaan Varian Delta Butuh Waktu 2 Mimggu

By

JAYAPURA – Satgas Covid-19 Papua akui untuk saat pihaknya sudah bisa melakukan pemeriksaan Covid-19 varian baru Delta, hal tersebut berdasarakan laporan yang diterima dari Litbangkes.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanis Sumule SpOG(K) mengatakan, saat ini pemeriksaan varian Delta sudah bisa dilakukan melalui Litbangkes Papua.

“Jadi kami himbau kepada semua tenaga kesehatan di kabupaten/kota yang mendapatkan kasus yang mengarah pada varian delta bisa segera memberikan sumple ke Litbangkes, dan pemeriksaan ini memerlukan waktu kurang lebih 2 minggu,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/7) kemarin.

Diakuinya, proses pemeriksaan delta jauh lebih lama dibandingkan pemeriksaan Covid-19, karena melalui pemeriksaan sequencing genomic lebih banyak membutuhkan waktu.

“Jika ada penemuan kasus yang mengarah pada varian Delta harap untuk segera dikirim, agar pemeriksaan bisa lebih cepat dilakukandan untuk memastikan bahwa di Papua sudah ada varian Delta atau belum ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Litbangkes Papua, Dokter Antonius Oktavian menyampaikan saat ini reagen untuk pemeriksaan Covid 19 varian delta sudah adaa,namun harus menunggu dua minggu lagi,baru bisa digunakan.

“Reagennya sudah tiba di Jayapura, dan saat ini belum bisa di gunakan karena reagennya harus melakukan penyesuaian dengan alatnya,” katanya.

Diakuinya, hingga saat ini pemeriksaan sampel Covid-19 sudah 356 sampel dari semua rumah sakit, sedangkan untuk Litbangkes sendiri sudah 145 sampel yang dikerjakan. 

” Semua RS saat ini mengeluh karena banyak sampel yang menumpuk, seperti RS Dian Harapan, RS Bayangkara, RS Marten Indey, RS Provita, antrian sampel sudah membeludak sekali,  terjadinya penumpukan juga dikarenakan PCR menjadi syarat penerbangan sehingga itu juga yang menjadi tumpukan sampel Covid-19 tersebut,” tambahnya. (ana/gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: