Beranda Uncategorized Pemilik Ribuan Kura-Kura Dituntut 2 Tahun Penjara

Pemilik Ribuan Kura-Kura Dituntut 2 Tahun Penjara

0
Terdakwa Hendra Winner Wateriri (38) terdakwa kepemilikan 2.227 ekor kura-kura moncong babi saat mendengarkan  tuntutan  yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Rabu (10/7).  ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Hendra Winner  Wateriri (38) yang membawa  2.227 ekor anakan Kura-Kura Moncong Babi   dari Kabupaten Asmat ke Merauke  tanpa dilengkapi dokumen beberapa waktu lalu, dituntut hukuman 2 tahun penjara. 

  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Leily Sriwidianti, SH menilai terdakwa terbukti  secara sah dan meyakinkan bersalah  melanggar  Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya  Jo Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.92 /MENLHK/Setjen/KUM.1/8/2018  tentang perubahan atas  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/Sekjen/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi sebagaimana dakwaan   jaksa penuntut umum.        

    ‘’Menyatakan  terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan  bersalah dan menjatuhkan  pidana terhadap  terdakwa selama 2 tahun denda sebanyak  Rp 10 juta  subsidair  selama 2 bulan kurangan,’’ tandas Jaksa Leily  saat membacakan     tuntutan  tersebut, dalam sidang lanjutan, Rabu (10/7).

   Saat pembacaan   tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi Penasihat Hukumnya Efrem Pengohoy, SH, MH   hanya menunduk. Terdakwa sendiri  mengaku bersalah    telah membawa anakan kura-kura moncong babi  tersebut  tanpa  dokumen. Karena terdakwa  mengaku  mendapat informasi dari petugas KSDA saat datang melakukan sosialisasi  ke  masyarakat di Asmat bahwa kura-kura moncong babi tersebut sudah bisa  diperjualbelikan. 

    Namun   terdakwa  tidak mendapatkan  informasi  itu secara utuh bahwa untuk  memindahkan  kura-kura moncong babi tersebut dari   daerah satu dengan lainnya harus dilengkapi dengan dokumen dari instansi   yang berwenang. Sehingga  terdakwa membawa 2.227 ekor kura-kura moncong babi tersebut dari Asmat ke Merauke  untuk dijual kepada   orang  yang sudah mendapatkan izin   untuk menjual  ke luar  Papua.

   Namun saat sampai di Pelabuhan   Merauke,  barang  yang dibawa terdakwa   tersebut langsung  ditahan aparat  Polsek  Kawasan Pelabuhan Merauke. Atas tuntutan   ini,  penasihat hukum terdakwa  akan menyampaikan pledoi secara tertulis minggu depan. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here