Pemkab Merauke Batasi Operasional THM dan Penjualan Miras

By

MERAUKE – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serta perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Merauke mengeluarkan  surat edaran  terkait dengan penutupan sementara penjualan minuman keras dan pembatasan  jam operasi  untuk tempat hiburan malam  di Merauke.

   Surat edaran  nomor 180/5563  tertanggal 2 Desember 2020 tersebut ditandatangani langsung bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si. Sekretaris   Satpol PP Kabupaten Merauke Dynosius Herry R, ketika ditemui membenarkan surat edaran yang telah dikeluarkan bupati  Merauke dalam rangka penutupan penjualan minuman keras sementara dan pembatasan jam malam operasional tempat hiburan malam.

   “Kami juga baru  menerima surat edaran dari bupati  Merauke tersebut hari ini dan kami akan segera memperbanyak dan edarkan ke seluruh tempat penjualan minuman keras dan THM yang ada di Merauke untuk dipatuhi,’’ tandas  Dynosius Herry R.

    Dalam surat edaran tersebut, disebutkan penjualan minuman keras  hanya diperbolehkan mulai  pukul  10.00-19.00 WIT. Sementara tempat pengelola hiburan malam/karaoke  dan lokalisasi Yobar jam operasional mulai pukul  19.00-23.00 WIT.

    Sedangkan panti pijat mulai pukul 16.00-21.00 WIT. ‘’Khusus pada tanggal 24 sampai 26 Desember   dan pada tanggal 30 Desember sampai 2 Januari 2021, bagi agen penjualan minuman beralkohol, tempat   hiburan malam/ karaoke,/lokalisasi Yobar/pati pijat  menutup sementara tempat  usahanya masing-masing,” tandasnya.

  Dalam surat edaran ini juga, kata Dynosius juga diatur soal  penjualan  kembang api  khusus  tanggal 24 dan 25 Desember,  dibatasi hanya sampai pukul 18.00 WIT. “Bagi pelaku pelanggaran  terhadap surat edaran ini akan dikenakan  sesuai dengan  Peraturan Daerah,” pungkas Dynasius. (ulo/tri) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: