Beranda Uncategorized Pemkab Tegaskan Tidak Biayai Mahasiswa Pulang Kampung

Pemkab Tegaskan Tidak Biayai Mahasiswa Pulang Kampung

0
Bupati  Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si

MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke dengan tegas  tidak akan memberikan biaya  bagi mahasiswa  yang akan  melakukan eksodus pulang kampung  maupun   bagi mereka yang  setelah  berada di Merauke  akan kembali ke  kota studi semula.  ‘’Kami sampaikan bahwa  pemerintah tidak memiliki anggaran  untuk membiayai mahasiswa yang  mau pulang atau yang akan kembali nanti  ke kota studi setelah dari Merauke,’’ tandas Bupati  Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si, kepada wartawan, Selasa (10/9). 

  Imbauan ini disampaikan  bupati  Frederikus Gebze  terkait dengan kembalinya ratusan   mahasiswa Papua dari sejumlah kota studi di  Indonesia  ke Papua.  Menurut Bupati,    kalau para mahasiswa  tersebut  kembali ke Merauke tidak ada system pendidikan yang menjamin seluruh mahasiswa  yang pulang dapat ditampung dan melanjutkan perkuliahan di perguruan tinggi di Papua, sehingga akan  menganggu perkualihan berikutnya. 

  Karena itu, lanjut bupati, seluruh mahasiswa asal Kabupaten Merauke  yang sedang menuntut  ilmu di sejumlah  kota studi di seluruh Indonesia  itu untuk  tidak terprovokasi dengan isu eksodus mahasiswa dari seluruh Jawa-Bali, Makassar dan Manado. Tapi tetap melanjutkan perkuliahan di tempat semula sebagaimana biasanya sampai selesai. 

 ‘’Karena   pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan adik-adik kita di  tempat masing-masing-masing. Apabila ada  hal-hal yang mengintimidasi dalam proses perkuliahan maupun aktivitas  lainnya  sebagaimana biasanya agar dapat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib,’’ tandasnya.  

  Bupati kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak bertanggung jawab bagi mereka yang pulang  tersebut sebelum menyelesaikan  perkuliahannya. ‘’Seperti contoh  di Papua lainya bahwa  kepulangan mereka dibiayai orang tuanya. Sedangkan orang tuanya saja minta bantuan  atau beasiswa  dari pemerintah.  Seharusnya sebagai mahasiswa  ini harus kita hargai. Jangan bebani lagi orang tua lagi,’’ tandasnya. 

  Hingga  Selasa (10/9), kemarin, menurut bupati  Frederikus Gebze, belum ada laporan   adanya mahasiswa asal Merauke yang pulang tersebut.  (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here