Pemprov Papua Seriusi Pembentukan Akademi Sepak bola dan Atletik

By

Sekretaris Disorda Papua, Rivo Manansang saat memberikan sambutan Gubernur Papua dalam fokus group discussion (FGD) di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (10/12). (FOTO: Eryck/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua terus berupaya untuk mewujudkan akademi sepak bola dan atletik. Bahkan untuk meletakan pondasi yang kuat, Pemerintah Papua di bawah Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua kembali menggelar sebuah Fokus Group Discussion (FGD) untuk menentukan sebuah pemodelan akademi.


Dalam FGD yang dilaksanakan di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (10/12), Pemprov Papua menghadirkan akademisi Universitas Cenderawasih serta para pelatih dan para mantan atlet dua cabang olahraga tersebut. Anggota DPR Papua pun turut hadir dalam FGD tersebut.


Gubernur Papua yang diwakili Sekretaris Disorda Papua, Rivo Manansang mengatakan bahwa FGD sengaja dilakukan guna memberikan kajian serta sebuah grand design pengembangan akademi sepak bola dan atletik di Papua.


Rivo menuturkan, jika akademi sepak bola dan atletik tersebut merupakan sebuah mimpi besar Gubernur Papua, Lukas Enembe. Dimana Gubernur ingin menjadikan Papua sebuah gudang atlet prestasi sepak bola dan atletik untuk masa mendatang.


Selain itu, hadirnya akademi sepak bola dan atletik juga merupakan bagian dari grand design Papua menuju Provinsi Olahraga.


Apalagi menurut Rivo, pasca pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI 2021 silam. Pemerintah Papua kini memiliki deretan fasilitas venue dan olahraga yang dapat mendukung pembentukan akademi tersebut.  “Pemerintah Provinsi Papua sudah membangun venue dan dilengkapi dengan fasilitas olahraga eks PON dan Peparnas. Kita ingin fasilitas yang ada ini bisa kita manfaatkan dengan baik. Salah satunya dengan pembentukan akademi ini, karena ini juga keinginan besar dari Gubernur Papua,” ungkap Rivo.

Dia membeberkan, mengapa hanya akademi sepak bola dan atletik yang digodok. Selain harapan Gubernur Papua, dua cabang olahraga tersebut juga memiliki histori yang indah dengan orang-orang Papua. “Kenapa sepak bola dan atletik, karena dua Cabor ini memiliki sejarah yang indah. Kita ingin merajut kembali dengan satu strategi yang sama-sama kita kembangkan,” ujarnya.

“Saya berharap keseriusannya dari semua stakeholder, seluruh kabupaten/kota menunjukkan bahwa kita sama-sama serius membangun apa yang diinginkan oleh Bapak Gubernur Papua,” pungkasnya.

Jika tidak ada aral melintang, pembentukan akademi sepak bola dan atletik Provinsi Papua akan dibentuk pada tahun 2023 mendatang. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: