Penangkapan LE Tidak Ada Kaitannya Dengan Lempeng Papua

By

JAYAPURA-Pasca penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh KPK, pada Selasa (10/1) kemarin. Banyak beredar dimedia sosial, yang menuding bahwasannya penangkapan LE, buntut dari kunjungan Lembaga Pengembangan Generasi Papua(Lempeng Papua) ke KPK, pada Bulan Juli Tahun 2022 lalu.

Menanggapi tuduhan tersebut, Ketua Lempeng Papua Ps Catto Maury dengan tegas menyampaikan tuduhan tersebut tidak benar, iapun menuturkan penangkapan LE, tidak ada kaitannya dengan kunjungan mereka ke KPK ketika itu. Tujuan kunjungan Lempeng Papua kata Ps Catto, ke KPK hanya ingin menyampaikan aspirasi

atas tuduhan Grativikasi dan suap kepada Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak (RHP).

“Kami tidak punya kepentingan dengan LE, jadi jangan merusak dan hanya ingin membuat isu tanpa bukti,” tegas Ps Catto Rabu, (11/1).

Ps Catto menyampaikan dirinya bersama Anggota Lempeng Papua, bisa mempertanggungjawabkan bukti kalau kunjungan mereka ke KPK bukan untuk melaporkan Lukas Enembe.

“Saya tidak sendirian ke KPK waktu itu, banyak orang dan semuanya keluarga RHP, saya menilai tuduhan ini sangat tidak berdasar,”Bebernya.

Dikatakan tuduhan-tuduhan semacam ini hanya orang yang tidak bertanggungjawab. Juga langkah yang dilakukan oleh oknum-oknum hanya inggin memperkeruh dan ingin merusak persaudaraan di bumi Cendrawasih.

“Lukas Enembe pemimpin yang hebat, Ia telah bekerja keras untuk membangun tanah Papua 10 tahun mejabat sebagai orang nomor 1 dibumi Cendrawasih, itu bukan hal mudah, saya sangat memberi hormat kepada Lukas Enembe,”Ucap Ps Catto.

Ps Catto, menilai langkah KPK menangkap Lukas Enembe, sudah sesuai dengan prosedur hukum yang ada.

“Saya pikir apa yang dilakukan KPK sudah sesuai prosedural, karena melihat kondisi kesehatan Gubernur sekarang sudah stabil, sehingg LE, harus mempertanggungjabakan perosalan yang sedang Ia hadapi ini. Karena kita semua tau bahwa sejak ditetapkannya LE sebagai tersangka, KPK tidak langsung menangkapnya, lantaran LE selama ini masih dalam keadaan sakit, tapi sekarangkan Ia sudah sehat sehingga wajar saja kalau KPK menjalankan tugasnya,” kata Ps Catto,

Hal yang salah lanjut Ps Catto jika KPK menangkap LE dirumahnya, dalam kondisi sakit berat. Namun dengan menangkap LE di salah satu rumah makan, menunjukan kondisi kesehatan LE sudah stabil.

“Kalau KPK tanggap dia (LE) di rumah dalam kondisi sakit, itu yang salah, tapi apa yang mereka lakukan sekarang saya rasa sudah sesuai dengan prosedur hukum yang ada,”Ujarnya.

Terlepas daripada itu Ps Catto mengharapkan agar KPK segera membuat pernyataan secara resmi terkait penangkapan Lukas Enembe, sehingga publik tidak berasumsi secara liar.

“KPK harus segera buat pres rillis terkait penangkapan, untuk memberikan kepastian bahwa Lukas Enembe aman, dan LE ditahan bukan untuk disakiti namun KPK hanya mau minta pertanggungjawban atas perosalan yang sedang ia hadapi saat ini,”Ungkapnya.

Selain itu lanjut dia pihak keamanan harus beri keamanan secara pasti kepada masyarakat, agar masyarakat tetap aktifitas,” ungkapnya. (rel/gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: