Percepatan Serapan DAK Terus Dikawal

By
Lot Yensenem, SE, MM ( FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Realiasi pekerjaan yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2019 terus dikawal supaya serapannya tetap tuntas tepat waktu. Secara garis besarnya dinyatakan kalau realisasi DAK di sejumlah OPD sudah di atas 70%, bahkan sudah ada OPD sudah tuntas pekerjaannya.

  Bahkan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D) dari pihak Kejaksaan Negeri, Polres Biak Numfor  dan Inspektorat Biak juga ikut hadir dalam rapat evaluasi realisasi pekerjaan yang sumber anggarannya dari DAK.

  “Menang ada yang serapannya anggaran masih rendah, namun sejumlah kegiatan yang bersumber dari DAK serapannya sudah ada di atas 70 % dan ada beberapa juga sudah selesai. Intinya kami akan terus dorong supaya serapan semua kegiatan tetap tuntas,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaaten Biak Numfor Lot Yensenem, SE.,M.Si  setelah pertemuan dengan OPD dan TP4D di Sasana Krida Kantor Bupati kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

  Dikatakan, rapat koordinasi yang digelar menyikapi serapan anggaran khususnya DAK dapat mendorong upaya penyelesaian setiap program, khususnya lagi program-program besar. Untuk itu, dia juga mengatakan rapat koordinasi dengan TP4D Kejaksaan dan Polres Biak Numfor serta Inspektorat akan berdampak dengan peningkatan jumlah serapan DAK.

   “Dari laporan OPD, khususnya pengguna anggaran yang sumbernya dari  DAK, ada serapan anggarannya masih jauh dari target sehingga kami terus mengimbau kuasa pengguna anggaran dapat meningkatkan persentase jumlah secara keseluruhan. Namun memang juga ada OPD sudah hampir selesai dan tuntas kegiatannya,” tandasnya.

  Lot Yensenem mengingatkan para pengguna DAK di masing-masing OPD supaya memperhatikan waktu tahun anggaran 2019 yang waktunya tinggal kurang lebih dua bulan, koordinasi dan kerja sama dalam menuntaskan setiap pekerjaan wajib menjadi perhatian serius.

  “Kami hanya kembali ingatkan supaya masing-masing OPD bertanggungjawab terhadap setiap pekerjaannya, meminta pihak ketiga segera menyelesaikan pekerjannya tepat waktu dan memperhatikan kualitasnya. Sebab hanya kegiatan yang tuntas pekerjaannya yang akan dibayarkan 100 %,” tegasnya. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: