Perempuan Port Numbay Siap Sambut PON dengan Kerajinan Tangan

By

JAYAPURA – Guna melihat kesiapan 10 kampung adat terkait vaksinasi dan kesiapan mama-mama pengrajin dalam menyambut PON XX, maka anggota MRP Pokja Perempuan melakukan kunjungan kerja di 10 kampung adat.
Anggota Pokja perempuan MRP Papua Nerlince Wamuar Rollo di Kampung Engros, Jumat, (10/9) kemarin mengatakan, dari hasil pemantauan nya di 10 kampung adat, para perempuan adat mampu secara mandiri menyiapkan hasil kerajinan tangan mereka berupa noken dan cenderamata untuk mendukung pelaksanaan PON meski belum dibantu oleh pemerintah.
“Kunjungan awal dari Skouw tiga kampung, Kayo Pulo, Kayo Batu, Waena, Nafri, Yoka dan Kampung Engros juga Tobati, kami lihat persiapan menuju PON banyak mama-mama sudah buat kerajinan, serta persiapan mereka sudah mantap dan hasil kerajinan yang kita lihat harganya terjangkau dan layak untuk dibeli,” katanya.
Meski tidak minta stand kepada PB PON untuk penjualan kerajinan tangan ia bersama perempuan Port Numbay telah menyiapkan galeri khusus yang bertempat di Jalan Raya Holtekamp untuk menampilkan hasil karya tangan di pusat galeri tersebut yang nantinya akan diresmikan dalam waktu dekat.
Istri Odoafi Rollo ini mengatakan dengan adanya kunjungan ini, ia bangga karena selama 4 tahun dirinya di MRP dari pembinaan yang dilakukan mereka tunjukkan kemampuan mereka tanpa bantuan pemerintah.
Perwakilan mama-mama di Kampung Waena Delila Ibo memberikan apresiasi atas kunjungan MRP dan berharap terus menjadi kerjasama yang baik dalam memajukan perempuan Papua untuk mampu bersaing.
“Kunjungan dari mama ini sangat bagus, mampu menguatkan ibu-ibu di kampung ini. Selama ini mereka usaha hanya di dalam rumah, padahal mereka rajin kerja, dan untuk PON mereka sudah siap, mereka sudah punya hasil karya sudah ada yang siap dijual ke PON dengan harga yang terjangkau,”katanya. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: