Perjalanan KONI Papua Mencapai Prestasi di PON XX

By

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Papua atau KONI Papua telah menyiapkan 945 atlet yang akan tampil pada pelaksanaan PON XX 2021 Papua. Bahkan untuk mencapai prestasi, KONI Papua telah melewati beberapa program dalam menunjang prestasi atlet Papua.

“Agar dapat mencapai prestasi di PON XX 2021 Papua perlu dirancang sebuah konsep yang berisi strategi dalam pembentukan kontingen Papua menuju sukses PON XX 2021. Dari perancangan konsep tersebut lahirlah rumusan – rumusan yang diperlukan untuk dapat meraih sukses prestasi di PON XX 2021 Papua, diantaranya pembentukan pemusatan latihan provinsi (Puslatprov) yang didalamnya bersinergi baik dari KONI Papua beserta jajaran dari TNI dari Pangdam XVII/Cenderawasih yang terlibat didalamnya,” ungkap Sekum KONI Kenius Kogoya dalam sambutanya dalam kegiatan pelepasan kontingen Papua di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (9/9).

Menurut Kenius, dengan terbentuk dan berjalannya Puslatprov, dari titik itulah terbentuknya harapan agar dapat mencetak atlet, pelatih, asisten pelatih, dan official unggulan. Rangkaian kegiatan selanjutnya yang dilakukan KONI kata Keniua ialah melakukan seleksi dari pada peserta Puslatrov agar dapat melakukan promosikan atau degradasi sehingga tercipta susunan atlet, pelatih, asisten pelatih, dan official yang tangguh dan efisien.

Kata Kenius, seiring berjalannya pemusatan latihan dan melakukan promosi dan degradasi dari atlet, untuk mempertajam performa atlet juga perlu didukung dengan kemampuan pelatih yang mumpuni agar dapat mencetak atlet unggulan peraih prestasi pada PON XX 2021 Papua.

“Maka kami melakukan penataran dan seleksi untuk pelatih, asisten pelatih dan official. Dengan harapan para pelatih yang sudah dibina di penataran dapat lebih maksimal melatih atlet untuk menciptakan atlet juara yang bertanding di PON XX 2021 Papua,” ujar Kenius.

“Setelah dilakukan program pemusatan latihan agar dapat tercipta alur latihan yang progresif dan terukur maka kami juga menciptakan program periodisasi latihan yang terstruktur dan tepat. Dengan harapan output yang maksimal dan sesuai dari atlet yang bertanding di Cabornya masing – masing,” sambung Kenius.

Selain itu, Kenius menceritakan, bahwa mereka tidak hanya mengandalkan fisik yang tangguh. Tapi dalam menciptakan atlet juara, KONI dan Puslatprov pun juga memberikan pelatihan mental agar setiap atlet Papua benar-benar memiliki jiwa petarung saat tampil di PON XX 2021.

“Oleh karenanya kita juga membangun pelatihan mental atau character building bagi para atlet , pelatih, asisten pelatih serta official yang tidak lepas juga dibantu oleh personalia TNI dari Pangdam XVII/Cenderawasih di Puslatprov. Dari seluruh rangkaian pelatihan agar dapat menimbang progress latihan dan melihat output-nya, kami juga melakukan tes fisik, kesehatan dan psikologi kepada seluruh atlet agar nantinya dapat mengukur sejauh mana perkembangan fisik dari atlet yang disiapkan untuk bertanding di arena PON,” ucap Kenius.

“Dari keseluruhan langkah – langkah program tersebut yang telah diramu dan dilaksanakan, tahap terakhir sebelum kita bertanding di PON XX 2021 Papua yaitu melakukan aklimatisasi dari setiap atlet yang akan bertanding. Dengan dilakukannya aklimatisasi diharapkan seluruh atlet Papua yang bertanding dapat beradaptasi dengan maksimal baik di lokasi pertandingan maupun dengan kondisi iklim Papua,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: