Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Perbatasan

By

 Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Jan Samuel Maringka, saat tiba di Bandara Mopah Merauke disambut Kajari Merauke, Radot Parulian Sihombing, SH, MH, Kepala Karantina Pertanian Merauke, drh Cahyono, Selasa (1/11)  (FOTO: Sulo/Cepos  )

MERAUKE- Inspektur Jendral Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Jan Samuel Maringka mengunjungi Kabupaten Merauke, Papua Selatan,  Selasa (1/11). Kunjungan ini disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Radot Parulian Sihombing, SH, MH, Perwakilan Pemerintah Daerah Merauke, Kepala Karantina Pertanian Merauke Cahyono dan segenap jajaran Karantina Pertanian Merauke.

Kedatangan Maringka ke Kabupaten Merauke untuk melakukan sejumlah agenda penting dalam rangka memajukan pertanian Indonesia dan mendukung komitmen pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Akan kunjungi penggilingan beras di Tanah Miring, dialog jaga pangan di Kantor Bupati, penanaman bibit di rumah ibadah, dan ditutup dengan apel siaga di PLBN Sota” ungkap Cahyono selalu Kepala Karantina Pertanian Merauke.

Kabupaten Merauke penghasil tanaman padi terbesar di Provinsi Papua. Kondisi wilayah Merauke dengan besaran luasan yang cukup luas dan produksi yang melimpah mampu mensuplai beras ke wilayah-wilayah sekitarnya seperti Jayapura, Timika, dan kabupaten lainnya.

Potensi lahan tanaman pangan Kabupaten Merauke  689,705 ha, meliputi pertanian lahan basah seluas 279,327 ha dan pertanian lahan kering seluas 410,378 ha. Sementara produksi tanaman pangan Merauke diantaranya padi, jagung, dan kedelai, dengan luas panen pada tanaman padi  berdasarkan data  2021 seluas 60.722 ha, dengan produksi sebesar 279.321 ton dan total produktivitas sebesar 4,6 ton perhektar.

Pada tanaman jagung (data 2021) memiliki luas panen seluas 263 ha, dengan produksi sebesar 1.260 ton dan total produktivitas sebesar 4,8 ton. Serta untuk tanaman kedelai (2021) di Kab. Merauke memiliki luas panen seluas 125 ha, dengan produksi sebesar 150 ton dan total produktivitas sebesar 1,2 ton. 

Dari sektor lainnya. Hortikultura tahun 2021, tanaman sawi/petsai merupakan tanaman sayuran dengan produksi tertinggi yaitu sebanyak 17.426,61 kuintal. (sumber: BPS Merauke, 2022). 

Dari sektor perkebunan tahun 2020, tanaman sagu mendominasi dengan produksi tertinggi sebanyak 630 ton. Disusul dari sektor peternakan, di tahun 2021 Kabupaten Merauke memiliki populasi ternak tertinggi yaitu sapi pototng sebanyak 41.967 ekor, dengan produksi daging sebaesar 627.086 Kg.

Untuk populasi unggas di Kabupaten Merauke di tahun yang sama didominasi oleh ayam kampung sebanyak 1.886.926 ekor dengan produksi daging sebesar 3.120.230 kg. Produksi telur oleh ayam petelur di Kabupaten Merauke pada tahun 2021, memiliki produksi tertinggi sebesar 28.335.600 butir berdasarkan sumber BPS Kabupaten  Merauke tahun 2022.  (ulo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: