Beranda OLAHRAGA Persipura Kembali Jadi Tim Musafir?

Persipura Kembali Jadi Tim Musafir?

0
Pemain Persipura saat mengikuti latihan di Stadion Mandala Jayapura pada musim kompetisi Shopee Liga 1 2019 silam.( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 direncanakan akan dimulai pada 1 Maret 2020 dan dijadwalkan berakhir pada minggu pertama November 2020. Bali United adalah Juara bertahan. Serta Persik Kediri, Persita Tangerang dan Persiraja Banda Aceh bergabung sebagai tim promosi.

  Persipura Jayapura sendiri dijadwalkan akan melakukan latihan perdana pada 25 Januari 2020. Namun hingga saat ini Persipura belum bisa memutuskan tempat yang akan menjadi Homebase mereka selama mengarungi kompetisi sepak bola Tanah Air. 

  Pasalnya manajemen Persipura belum mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Provinsi Papua untuk menggunakan Stadion Papua Bangkit. Sebab Stadion yang memiliki kapasitas 40 ribu penonton itu akan dipersiapkan sebagai venue pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

  Sama halnya dengan Stadion Mandala Jayapura yang selama ini menjadi markasnya pun juga belum rampung 100 persen. “Jika Stadion Mandala Jayapura sudah bisa digunakan sebelum kompetisi mulai maka kita akan di homebase di Jayapura,” ungkap Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (12/01) siang kemarin. 

  Kendati belum bisa menggunakan Stadion Papua Bangkit dan Stadion Mandala Jayapura, sehingga tim kebanggan masyarakat Papua itu kemungkinan diawal kompetisi kembali menjadi tim musafir di musim 2020.

  Dijelaskan Mano sapaan akrabnya, bahwa Persipura Jayapura akan memilih Kota Malang sebagai tempat latihan. “Untuk latihan kita akan di Malang, sementara untuk tempat pertandingan kami sementara mencari,” ujarnya. 

  Disinggung soal Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Aji Imbut Tenggarong, Mano enggan memastikan timnya kembali menggunakan dua stadion tersebut sebagai homebase. 

 “Kita akan lihat, mana Stadion yang akan kita gunakan jika memang kita tidak bisa main di Papua,” tandanya. (eri). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here