Persipura Resmi Lepas Boaz dan Tipa

By

JAYAPURA – Boaz Solossa dan Yustinus Pae resmi berpisah dengan Persipura, tim yang mereka bela selama selama satu dekade lebih. Sayangnya, perpisahan mereka tidak begitu manis.
Manajemen Persipura terpaksa melepas kedua pilarnya itu buntut dari tindakan indisipliner yang dilakukan oleh kedua bintang Mutiara Hitam itu.
“Dengan sangat berat kami telah memutuskan untuk melepas kedua pemain, Bochi dan Tipa. Kami sangat hormati dan hargai kalian berdua, dan terima kasih atas kebersamaan selama ini. Tidak tertutup kemungkinan suatu saat Tuhan menyatukan kita kembali. Kami doakan yang terbaik buat Bochi dan Tipa di klub yang baru,” ungkap Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano dalam rilisnya yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (5/7) malam.
“Pemain dengan kualitas seperti mereka akan gampang dapatkan tempat. Klub seperti kami justru akan kesulitan dapatkan pemain sekualitas mereka. Tetapi ada yang harus kami jaga juga. Yaitu tim ini, pelatih, pemain, ofisial dan suasana harus kondusif, inilah yang harus kami tetapkan untuk kebaikan bersama,” sambungTomi Mano.
Orang nomor satu di Kota Jayapura itu juga menyebutkan, jika manajemen Persipura tidak memiliki masalah apapun dengan kedua pemain andalanya itu. Hanya saja, putusan tersebut merupakan kebijakan manajemen dan staf pelatih.
“Mereka adalah anak-anak kami dan adik-adik kami. Ini murni kebijakan manajemen dan masukan para pelatih, atas pelanggaran atau tindakan indisipliner. Sebenarnya kami rencanakan meeting hari Selasa besok (hari ini, red) tetapi isu yang beredar makin melebar dan dipenuhi tuduhan-tuduhan tanpa dasar kepada manajemen. Oleh karena itu kami berusaha percepat malam ini untuk penjelasan dan keputusan manajemen,” ucap Tomi Mano.
“Kami juga putuskan untuk menyampaikan penjelasan dan keputusan ini ke publik, karena sudah begitu banyak isu dan tuduhan yang berkembang di sosial media. Padahal manajemen belum bicara apapun. Tidak ada satupun keputusan manajemen yang diambil hanya berdasarkan pemikiran satu atau dua orang saja. Apalagi untuk kasus sebesar ini, kami sangat berhati – hati. Keputusan kami memulangkan Bochi dan Tipa, adalah keputusan seluruh manajemen dan masukan dari berbagai pihak yang terlibat langsung didalam tim,” tambahnya.
Selain itu, Tomi Mano juga menjelaskan mengenai komentarnya yang sempat menyampaikan tidak menahu soal nasib Boaz dan Tipa, tak lain untuk tidak mengumbar hal tersebut ke media. Apalagi Boaz yang sedang ditunjuk sebagai duta PON XX Papua.
“Salah satunya status Bochi yang juga sebagai duta PON, dan saat itu sedang ramai polemik terkait ikon PON. Kami khawatir ada dampak lain kalau ini tersebar di media. Sesungguhnya kami tidak mau publik mengetahui hal ini, karena ini bukan hal yang positif. Kami tetap berusaha jaga nama baik mereka sebagai seorang profesional, biarlah ini menjadi konsumsi internal kami saja, kami hargai mereka berdua sebagai bagian penting dari sejarah dan prestasi tim ini,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: