Petaka di Penghujung Laga

By

Pemain Persipura, Gunansar Mandowen ketika berduel dengan pemain Putra Delta Sidoarjo dalam lanjutan kompetisi liga 2 wilayah timur yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Selasa (27/9) kemarin. (foto: Eryck / Cepos)

1 Persipura v Putra Delta Sidoarjo 1

JAYAPURA – Skuad Persipura Jayapura hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tamunya Putra Delta Sidoarjo dalam lanjutan kompetisi liga 2 wilayah timur di Stadion Utama Lukas Enembe, Selasa (27/9) kemarin.

 Persipura sebenarnya memiliki kans besar untuk mengamankan tiga poin usai unggul 1-0 lewat sontekan Gunansar Mandowen menit 68”. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata harus buyar usai pemain Putra Delta Sidoarjo, Joko Suprianto menyamakan kedudukan pada menit akhir, tepatnya menit 90+3.

 Dengan hasil ini, Persipura terpaksa turun pada peringkat kedua dengan koleksi 10 poin. Mereka digeser oleh Persiba Balikpapan yang mampu mendulang 3 poin atas tamunya Deltras Sidoarjo 3-1. 

Persipura lebih dulu unggul di menit 68 melalui Gunansar Mandowen. Adik mantan striker Persipura Lukas Mandowen itu tampil cukup apik, di menit ke-74, Gunansar Mandowen lagi-lagi hampir menggandakan keunggulan, sayang penempatan bolanya masih mengenai tiang gawang. Sejumlah kesempatan juga didapat oleh Gunansar jelang berakhirnya pertandingan, akan tetapi upayanya itu gagal mengubah kedudukan.

Sementara sang tamu, Putra Delta Sidoarjo nyaris sepanjang pertandingan tidak mendapatkan peluang berarti. Upaya mereka di area pertahanan Persipura berujung kebuntuan. Putra Delta lebih banyak bertahan dan hanya menempatkan dua pemain di lini depan untuk memanfaatkan counter attack atau serangan balik.

Petaka bagi Persipura akhirnya terjadi tepat di masa tambahan waktu, menit ke-90+3, dimana pemain  Putra Delta Sidoarjo Joko Supriyanto mencetak gol lewat sundulan, sekaligus memupuskan asa tuan rumah untuk mendapatkan tiga poin. 

Pelatih Persipura Jayapura, Ricky Nelson mengaku bahwa mereka hanya kurang beruntung dalam laga tersebut. Mengingat mereka memiliki beberapa peluang emas yang harusnya bisa dikonversi menjadi gol namun tidak bisa dilakukan oleh para pemainnya.

 “Banyak sekali peluang, bahkan ada dua bola yang mengenai tiang. Dan membuat anak-anak frustasi. Kita kurang beruntung saja dalam laga ini,” ungkap Ricky Nelson dalam konferensi pers usai laga.

 Bahkan untuk menambah daya gedor, Ricky Nelson memasukan Patrich Wangai pada menit 57″. Sayangnya, duet Patrich bersama Sansan tak bisa memberikan kemenangan bagi Persipura.

Dia juga menyayangkan gol balasan tim lawan yang terjadi dari proses service. Harusnya pemainnya tetap fokus sepanjang pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

 Mantan pelatih Sulut United dan Borneo FC itu juga menuturkan jika Putra Delta Sidoarjo bermain beda dalam laga ini. Menurutnya, tim lawan bermain lebih baik dari pada saat menghadapi Persewar di laga sebelumnya.

 “Kita tidak bisa berpatokan lawan hasil Persewar Waropen, karena saat itu mereka kurang istirahat dan saat ini mereka sudah punya waktu istirahat dan mereka juga bermain lebih baik,” ujarnya.

 Hasil imbang ini juga harus dibayar mahal oleh pasukan Mutiara Hitam. Pasalnya dua pemain mereka, Syaiful Indra dan Patrick Womsiwor harus ditandu keluar karena cedera. “Sayang sekali Syaiful harus cedera. Ada dua pemain kita yang cedera, ada Patrick Womsiwor juga yang mengalami cedera,” bebernya.

 Pelatih asal Kupang, Nusa Tenggara Timur itu mengatakan bahwa mereka akan melakukan evaluasi besar-besaran untuk menghadapi Persewar Waropen dalam laga derby.

 Kemudian Ricardo Salampessy yang mendapatkan kesempatan bermain selama 90 menit mengaku tidak puas dengan penampilan mereka. Menurutnya, permainan seperti ini sangat berat mengantarkan mereka lolos ke Liga 1.

 “Hasil ini bukan yang kami harapkan, sejujurnya kita bisa dapat yang lebih baik. Itulah pertandingan. Dan kita tidak memanfaatkan yang menjadi keunggulan kita. Dan lawan justru memanfaatkan kelemahan kita. Dan kita tidak cukup bermain seperti ini jika kita ingin lolos ke Liga 1,” tegasnya.

 Di sisi lain, juru taktik Didik Ludianto memberikan apresiasi kepada pemainnya yang mampu mencuri poin di kandang Persipura. Kata Didik, apa yang mereka tampilkan dalam pertandingan murni sebuah evaluasi yang mereka sudah lakukan dari laga sebelumnya. Termasuk mengantongi cara bermain tuan rumah.

 “Kita sudah persiapan teknis dengan matang dan saya sampaikan terimakasih kepada pemain saya yang bisa dapat poin. KIta tetap respect dengan Persipura, pertandingan yang luar biasa,” pungkasnya. (eri).

SUSUNAN PEMAIN: 

PERSIPURA: Mario Londok (PG), Ricardo Salampessy (C), Fridolin Yoku, Brian Fatari, Giovani Numberi, Sansan Fausi, Ramai Rumakiek, Wulf Horota/Juscak Isir, Gunansar Mandowen, Alpons Migau, Patrick Womsiwor/Saiful Indra Cahya.

Cadangan: Dedi Haryanto, Roni Beroperay, Ian Louis Kabes, Yan Piter Nasadit, Yustinus Pae, Juscak Isir, Muhamad Tahir, Saiful Indra Cahya, Patrick Wanggai, Samuel Gwijangge.

Pelatih: Ricky Nelson

PUTRA DELTA SIDOARJO: Puput Wijiarto (PG), Kasim Slamat/Rizky Yusuf, Joko Supriyanto, Sandi Septian/Ferry Aman Saragih, Indra Setiawan (C), Khoirur Rozikin, Derry Herlangga, Mochamad Adam Malik, Fabiola Soares, Rendra Teddy, Rio Pratama.

Cadangan: Putra Dewa, Anis Mujiono, Husnuzhon, Ferry Aman Saragih, Bagus Prasetya, Dwi Cahyono, Rifki Hartono, Rizky Yusuf, Zainal Haq, Habibi.

Pelatih: Didik Ludianto

Persipura Putra Delta Sidoarjo 

71 Serangan 65

48 Serangan berbahaya 30

1 Tembakan tepat sasaran 1

11 Tembakan meleset 4

51% Possesion Ball 49%

Kartu kuning: 4 

Kartu Merah: –

Stadion: Stadion Utama Lukas Enembe

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: