Pj Wali Kota: Data Harus Akurat, Jangan Dibuat-buat! 

By

Pj Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si.,bersama para pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Jayapura saat meninjau langsung ke lokasi musibah kebakaran di Kampung Tengah, Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Jumat (7/10)kemarin. (FOTO: Humas Pemkot Jayapura  For Cepos)

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si meninjau lokasi musibah kebakaran yang berada di Kampung Tengah, Dok IX Jayapura, Jumat (7/10). Dalam kunjungan ini, Frans Pekey didampingi jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Jayapura dan anggota DPRD Kota Jayapura.

   Pj Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekey, M,Si,menyatakan, lokasi yang terjadi musibah kebakaran ini sebelumnya juga pernah terkena musibah serupa. “Saya sudah kunjungi langsung lokasi kebakaran, melihat langsung kondisi warga yang terkena musibah dan rumahnya yang terbakar.”ungkap Frans Pekey. 

 Menurutnya, semua warga yang mengalami musibah kebakaran berikut harta bendannya, kini telah ditampung di aula Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DP2AD) Papua. “Kita telah melakukan dialog dengan warga serta memberikan semangat, termasuk mendengarkan keluhan korban musibah kebakaran itu,” ungkapnya.

  Diakui penyebab kebakaran akan dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian dan melalui RT/RW dan Dinas Sosial Kota Jayapura akan melakukan validasi data warga yang terkena musibah kebakaran ini, supaya  akurat, valid sesuai data di lapangan, jangan dibuat-buat dan tambah-tambah.

   Oleh karena itu, diminta Dinas Sosial, Dinas PUPR PKP bahwa semua data jangan hanya di atas kertas tapi juga datang di lapangan. Jangan sampai ada dari luar atau titip -titip jadi korban musibah kebakaran. Sebab,  kejadian seperti ini masih sering terjadi, karena bantuan harus  diberikan kepada yang berhak.

   “Sesuai dengan ketentuan korban ditampung di aula DP2AD Papua selama 7 hari masa darurat setelah 7 hari nanti akan dilihat seperti apa kira-kira dan Pemkot Jayapura melalui Dinsos akan memberikan bantuan makan-minum, layanan kesehatan dan juga bantuan sosial lain kita berikan kepada warga,” jelasnya.

  Disamping itu, Pj Wali Kota Jayapura juga minta dilakukan inventarisir kepada dinas terkait untuk bisa membantu. Seperti Dukcapil bisa membantu melayani kembali pembuatan adminduk bagi korban yang adminduknya terbakar seperti KK, Akte lahir, akte nikah dan dokumen kependudukan lainnya. 

   Dinas P&K Kota Jayapura juga diminta membuat ijazah maupun lainnya yang terbakar. Semua dokumen penting di data dan disampaikan datanya, termasuk alat-alat usaha nelayan ada jaring, mesin tempel, GPS semua disampaikan dan didata dengan baik.

  Pemerintah kota juga akan membantu tentu bahan bangunan terutama bagi pemilik rumah supaya bisa membangun kembali rumahnya, lalu setelah 7 hari masa tanggap darurat telah selesai tidak  menampung lagi. Nanti ada bantuan seperti apa yang akan diberikan apakah bahan makanan, alat rumah tangga, jadi pada saat melepas warga tetap akan diberikan bantuan dan ini yang akan dipikirkan untuk membantu warga.

  Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, Pekey yakin bantuan juga tidak hanya dari pemerintah tapi dari pihak luar juga pastinya akan membantu demi meringankan bebas bersama.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: