Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Pembunuh Mahasiswa Unmus

By
Kapolres   Merauke  AKBP  Bahara Marpaung, SH

MERAUKE- Polisi  terus melakukan penyelidikan  untuk  mengungkap   pelaku pembunuhan  terhadap Rasul  Habibi (22), mahasiswa Unmus di  depan kuburan umum Yobar  Merauke pada  Kamis Rabu (16/10) sekitar pukul 13.10  WIT lalu.  ‘’ Untuk  pelaku pembunuhan  tersebut, ciri-cirinya sudah   kita kantongi. Doakan, mudah-mudahan pelakunya    bisa segera terungkap dan kita  tangkap,’’ kata Kapolres   Merauke  AKBP  Bahara Marpaung, SH, kepada wartawan, Sabtu (19/10).    

     Sejak kejadian, kata Kapolres, sebanyak 5     orang telah dimintai keterangan sebagai saksi.   ‘’Itu   kejadiannya  siang hari. Saat itu,    anggota patroli kita  sebenarnya  belum lama lewat di tempat  kejadian tersebut saat kejadian. Kira-kira berselang 10   menit.  Tapi ya mudah-mudahan  secepatnya, karena kita   berusaha keras   untuk melakukan  penangkapan terhadap tersangka,’’ jelas   Kapolres.   

  Diakui Kapolres, meski ciri-cirinya  telah diketahui, namun yang menjadi  kendala  karena tidak ada saksi yang melihat langsung   saat peristiwa itu   terjadi. “Makanya kita sekarang mencari petunjuk-petunjuk.  Nah, dari petunjuk-petunjuk  itu nanti kita   bisa mendapatkan alat bukti sehingga  pelakunya bisa  segera ditangkap,’’ terangnya.   

    Kapolres kembali menegaskan bahwa   pembunuhan yang  terjadi tersebut  kriminal murni.    Karena korban  kehilangan  sejumlah  barang miliknya. ‘’Artinya  di sini  pencurian dengan kekerasan,’’   jelasnya. 

   Ditanya  lebih lanjut  apakah  pihak  kepolisian ada rencana  menempatkan  pos polisi  di tempat tersebut mengingat selama ini  sudah sering terjadi  kriminal sampai pembunuhan, Kapolres mengaku bahwa   sudah ada di  depan Kampus Unmus  Merauke. ‘’Tapi kita meningkatkan   volume patroli  termasuk razia-razia  terhadap senjata tajam, narkoba dan benda-benda tajam   lainnya,’’ tandasnya. 

     Sekedar diketahui, kasus pembunuhan terhadap  Rasul Habibi  tersebut  berawal saat korban  sedang dalam   perjalanan dari rumahnya di Bina Loka  Lampu Satu Kelurahan  Samkai menuju Kampus Unmus Merauke dengan melewati  jalan Arafura menggunakan sepeda  motor. Namun sampai di depan Kuburan Umum Yobar, korban   dihadang   dan ditikam oleh Orang Tak Dikenal  (OTK). Sejumlah barang milik   korban hilang. Korban sempat  dilarikan dengan menggunakan truk  yang saat itu lewat di TKP, namun nyawa korban tak tertolong. Ketika sampai    di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan  pihak  medis menyatakan  korban  sudah meninggal dunia. (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: