Polres Jayawijaya Amankan Pengumuman Kelulusan SMA/SMK

By

Aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya saat membubarkan dan memberikan imbauan kepada siswa SMA/SMK yang berkumpul di Tugu Salib Wamena, Jumat, (5/5), kemarin.(FOTO:Denny/ Cepos )

*Tingkat Kelulusan di Jayawijaya 100 Persen

WAMENA–Lantaran melakukan euforia berlebihan usai mendengarkan hasil kelulusan ujian akhir sekolah, jajaran Polres Jayawijaya membubarkan dan memberikan imbauan kepada siswa SMA/SMK yang berkumpul di Tugu Salib Wamena agar tidak melakukan hal –hal yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatatakan, sejak awal, pihaknya telah mengantisipasi euforia dari kelulusan siswa SMA/SMK di Wamena. Oleh karena itu, personel Polres Jayawijaya telah ditempatkan di beberapa sekolah guna mengamankan pengumuman kelulusan kepada siswanya dan juga menghindari euforia berlebihan..

“Awalnya kita tempatkan personel untuk mengamankan pengumuman kelulusan ini, sehingga tidak ada euforia yang berlebihan, yang bisa menanggu kententraman warga dan pengguna jalan,”ungkapnya, Jumat (5/5), kemarin.

Polres Jayawijaya juga lakukan pengamanan patroli untuk melakukan pendampingan terhadap para siswa yang melakukan konvoi memutar kota Wamena. Hal ini dilakukan guna mencegah hal –hal yang tak diinginkan terjadi dan juga bisa mengatur arus lalulintas agar pengguna jalan yang lain tak terganggu dengan aktivitas tersebut.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd.Sos, mengharapkan kepada para siswa yang telah mendengarkan kelulusannya, baik di tingkat SMA/SMK agar tidak melakukan euforia yang berlebihan, karena perjalanan untuk melanjutkan pendidikan belum selesai dan masih panjang.

Sekadar diketahui, tingkat kelulusan SMA/ SMK di Jayawijaya mencapai 100 persen dari 1.894 siswa yang mengikuti ujian akhir sekolah, sementara yang tidak ikut dalam ujian tersebut dinilai mengundurkan diri.

Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos di Dinas Pendidikan, diketahui siswa yang terdaftar ikut ujian sekolah di 14 SMA sebanyak 1.208, dan 762 di Siswa pada SMK. Yang ikut ujian sekolah di SMA berjumlah 1.179 siswa, sedangkan SMK 715 siswa. Yang tidak ikut ujian untuk SMA 29 siswa, sedangkan untuk SMK 47 siswa, mereka ini dianggap mengundurkan diri dari pelaksanaan ujian tersebut sehingga tak masuk dalam data kelulusan siswa tahun ajaran 2022/2023.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu, Amd, Sos menyatakan, jumlah siswa yang dinyatakan lulus di tingkat SMA / SMK di Kabupaten Jayawijaya 1.894 dari 14 SMA dan 6 SMK.

“Hari ini secara resmi kita sudah umumkan hasil kelulusan dari 14 SMA dan 6 SMK, hasil kelulusan bisa dikatakan 100 persen,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/5) kemarin.(jo/tho)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News