Pos Wosilimo Mulai Aktif Periksa Arus Transportasi dari Yalimo

By

Bupati Jayawiyaya Jhon Richard Banua bersama Kapolres dan Dandim Jayawijaya saat meninjau persiapan  pemeriksaan kendaraan di Pos Wosilimo pekan kemarin. ( FOTO: Denny/ cepos)

WAMENA-Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya memastikan jika posko terpadu yang digagas oleh Pemda Jayawijaya di Distrik Wosilimo,  Senin (27/7) sudah mulai berjalan untuk melakukan pemeriksaan pada arus transportasi dari Kabupaten Yalimo, yang dibuka rutin tiap hari Senin dan Kamis dari Jayawijaya.

  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw , Sp.B mengaku pihaknya telah menempatkan 6 tenaga kesehatan di posko terpadu itu, dimana tenaga surveilens ada 3 orang dan tenaga analisa kesehatan ada 3 orang , dibantu oleh 15 orang relawan yang ada disana, mereka ini akan melakukan pemeriksaan khusus untuk transportasi dari Kabupaten Yalimo.

  “Tidak semua arus transportasi dari kabupaten pemekaran ini dilakukan pemeriksaan di posko yang ada di Wosilimo, ini hanya dari kabupaten Yalimo saja yang dilakukan pemeriksaan, sementara untuk kabupaten lainnya selain Yalimo sudah punya posko sendiri sehingga dilakukan pemeriksaan di sana,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos senin (27/7) kemarin.

  Menurutnya, operasional pemeriksaan juga tak setiap hari dilakukan. Hanya pada Senin dan Kamis, mulai pukul 06.00 WIT sampai dengan pukul 18.00 WIT barulah ditarik kembali. Mereka melakukan pemeriksaan di kantor distrik usai itu pulang dan mereka tak tinggal disana.

  Secara terpisah Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto menyatakan untuk posko di Wosi telah berjalan. Dimana pihaknya telah menempatkan 10 personel dari Kodim  dan  Kapolres Jayawijaya menempatkan 10  personel kepolisian untuk membackup pengamanan di Wosilimo sehingga untuk TNI/Polri ada 20 orang.

   “Saya belum mendapat laporan berapa banyak kendaraan yang diperiksa hari ini karena mereka masih terus melakukan pemeriksaan disana, mereka masih kerja disana dan belum ditarik,”ujarnya

   Dalam pemeriksaan nantinya disatukan semua, nanti relawan  dan anggota TNI/Polri  yang akan memilah -milah kendaraan dari Yalimo dan kendaraan dari kabupaten pemekaran lainnya seperti dari Mamteng,Tolikara dan Puncak Jaya.

   “Pos gabungan ini digagas oleh pemerintah daerah melalui inisiatif Bupati Jayawijaya untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien yang positif masuk ke Jayawijaya,”tutupnya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: