Presiden GIDI Resmikan 10 Gereja di Tolikara

By

Presiden Gereja GIDI Pdt. Dorman Wandikbo,STh didampingi Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si menandatagani prasasti 10 gereja disaksikan anggota DPR RI Willem Wandik,S.Sos dan tamu undangan lainnya di Klasis Toma Kutime Rabu,(14/9) lalu . (FOTO: Diskominfo Tolikara for cepos )

Karubaga-Presiden Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Pendeta Dorman Wandikbo, STh didampingi Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.,M.Si meresmikan 10 gereja di tiga klasis yakni Klasis Toma, Klasis Biuk dan Klasis Kuari Kabupaten Tolikara, persemian  di tiga klasis tersebut dipusatkan di Klasis Toma di Kutime, Rabu (14/9) kemarin. 

 Ke-10 gereja yang diresmikan itu adalah Jemaat Tolibagapur Kutime I, Jemaat Inik-inik paga Kutime II, Jemaat Timerina Yiluk I, Jemaat Sameria Kabelogok, Jemaat Kolari, Jemaat Tomagi, Jemaat Wolume, Jemaat Mimini Yurea, Jemaat Menggena, Jemaat Gonggilome. 

 Peresmian berlangsung meriah diwarnai serangkaian acara antara lain, tarian penjemputan dari jemaat, pengguntingan pita dilakukan oleh Sekda Tolikara Yosua Noak Dow,S.Sos,M.Si, penandatanganan prasasti ditandatangani oleh Presiden GIDI Pendeta Dorman Wandikbo,STh , dan barapen (bakar batu). 

 Acara peresmian diawali dengan ibadah dipimpin Wakil Presiden GIDI, Pendeta Usman Kobak, STh di bawah tema: Niniki lambunik logoner eriyak ambir kombunuk eko logonip, artinya: hendaklah kamu sehati sepikir,dalam satu kasih,satu jiwa,satu tujuan memuliahkan Tuhan Allah (Filipi: 2-2b ; Kisah Para Rasul: 4:32). 

 “Pesan di atas ditujukan bagi orang yang percaya. Untuk mencapai tujuan di dalam Tuhan, hal yang paling utama adalah satu hati,” kata Pdt. Usman Kobak dalam khotbahnya. 

 Presiden GIDI Pendeta Dorman Wandikbo, S.Th dalam sambutannya mengatakan sejarah gereja ini ada tiga wilayah sebagai OrangTua untuk memberitakan Injil pada usia GIDI ke 59 Tahun ini tiga wilayah itu adalah wilayah Toli, Yamo,dan Bogo. Hingga sampai saat ini wilayah Yamo memiliki daerah penginjilan yaitu di daerah Mamberamo yang di buka Bapak Penginjil Bupu, sama hal pula Wilayah Bogo masih ada penginjilan yaitu di daerah lembah Wamena, dan di daerah Taria. 

 Sementara itu Wilayah Toli tidak ada penginjilan karena itu utus pemuda – pemudi menjadi penginjil muda di berbagai daerah menjangkau dan mewartakan kabar baik yaitu ajaran Tuhan Yesus. 

 “Saya Pendeta Dorman Wandikbo,STh menjadi Presiden Gereja GIDI dan Lukas Enembe menjadi Gebernur, Ketua MRP Timotius Murib, Wakil Ketua DPRP Yunus Wonda dan Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo, dan beberapa pemimpin hebat lain di Papua bahkan Indonesia ini karena OrangTua kita setelah menerima Injil langsung menjadi penginjil memberitakan injil beberapa daerah sehingga hasilnya sekarang kita menerima berkat luar biasa,” kata Pendeta Dorman Wandikbo.

 Menurut agenda Presiden Gereja GIDI ada konferensi Penginjilan atau PI di Ninia Kabupaten Yahukimo dalam konferensi PI ini akan mengutus 7 Penginjil untuk menjadi misionaris daerah baru yaitu di Negara Timor Leste, dan ke Negara Brunai Darusalam, serta ke suku Aborigin di Australia, dan ke Pulau Palao di Pasific. 

 Presiden GIDI Pendeta Dorman wandikbo,STh juga menyampaikan terimakasih kepada Jemaat GIDI wilayah Toli telah membangun rumah Presiden GIDI dan Wakil serta Rumah Bendahara dan juga Penjaga Lokasi Kantor BPP GIDI Pusat di Jayapura yang selesai 90 persen, dan tinggal 10 pesen lagi. 

 Semua pembangunan itu sudah di bagi perwilayah termasuk wilayah Toli dimana Jemaat wilayah Toli sangat kuat sehingga  Puji Tuhan sedikit lagi akan selesai. Menurut rencana BPP GIDI Pusat bahwa peresmian akan dilakukan tanggal 29 juli 2023. 

 Dikatakannya, BPP GIDI  memiliki program penting yaitu Program Badan Pekerja Lengkap (BPL) agenda penting ini menurut rencana akan digelar tahun ini 2022 bulan November dari tanggal 23 sampai 27 di Distrik Kanggime Kabupaten Tolikara. Dalam  kegiatan ini delapan (8) wilayah dan tamu undagan lain akan mendatangi Kanggime Tolikara. Karena itu setelah kami tinjau pembangunan Aula GIDI Klasis Kanggi sudah berdiri tinggal atap seng sementara dikerjakan. Menurut pengamatannya Aula ini merupakan salah satu Aula GIDI terbesar di seluruh pelayanan GIDI dan akan rampung awal November 2022. Karena itu para Jemaat mohon dukungan Doa supaya pembagunan aula ini selesai tepat waktu. 

 “Mengingat waktu mepet untuk kegiatan BPL ini, karenanya dimohon Panitia BPL bangun Posko di Kanggime untuk memantau dan menggerakkan semua untuk jalan dengan tuntas. Mulai hari senin besok semua sudah mulai berada di kanggime”. Tegas Presiden GIDI Dorman Wandikbo.

 Di tempat yang sama, dalam sambutannya Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua masyarakat Tolikara yang telah mempercayakan dirinya memimpin Tolikara selama dua periode. 

 Pembangunan di segala bidang disadari tidak terwujud maksimal sesuai harapan seluruh masyarakat, namun sesuai dengan kemampuan keuangan daerah itu yang bisa diwujudkan. Banyak adik-adik dari eksekutif pimpinan OPD, dan dari legislatif serta pengusaha lokal yang sudah  siap untuk bersaing menjadi Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Tolikara. 

 “Saya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Tolikara karena mampu menjaga daerah Tolikara sehingga selama dua perode tidak ada terjadi permasalahan besar antar masyarakat,”Ujar Bupati Usman G. Wanimbo. 

 Menurut Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si Lebih dari 40 orang yang sudah dikaderkan dalam kepemimpinannya selama dua perode, diantara mereka Tuhan Allah pasti pilih  yang terbaik untuk menjadi Bupati Tolikara. Karena itu mohon dukungan doa dari seluruh warga Tolikara.

 “Saya dengan wakil saya Dinus Wanimbo masa kepemimpinan kita akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Kami percaya yang akan mengantikan kita adalah pilihan Tuhan Allah. Karena itu kita berdoa kepada Tuhan Allah,”harapnya. 

 Kader GIDI yang juga  Anggota DPR RI, Willem Wandik, S.Sos memberikan bantuan uang senilai Rp. 500 juta dan babi sepuluh ekor yang diterima panitia peresmian pendeta Manase Wanimbo di Kutime.

 Dalam kesepatan itu Willem wandik,S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian kesepuluh Gereja secara serempak oleh Presiden GIDI menunjukkan suatu semangat penginjilan yang sangat luar biasa. 

 “Luar biasa. Ini membuktikan bahwa jemaat dan orangtua kita di sini memiliki semangat yang luar biasa tanpa mengharapkan siapapun,” ujar Willem Wandik. 

 Dikatakannya apa yang dilakukan 10 jemaat ini patut menjadi teladan untuk dipelajari dan diterapkan juga karena memnbagun tanpa mengharapkan bantuan pemerintah daerah. Membangun dengan swadaya jemaat secara mandiri.

 Sementara itu Ketua Panitia Peresmian 10 Gereja di Tiga Klasis, Pdt. Manase Wanimbo, S.Th dalam laporannya menyampaikan syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada seluruh jemaat dan Kader – kader GIDI dimana saja berada yang telah bekerja keras, sejak mulai pembangunan Gereja hingga acara peresmian sekarang,oleh karena dukungan semua ini terwujud. 

 “Saya tidak akan membacakan laporan secara lebih rinci,semua bantuan itu dihitung Tuhan Allah. Kira semua bantuan itu tidak sia-sia tetapi upahnya akan diterima di surga kelak,”Imbuh Pendeta Manase Wanimbo. (Diskominfo Tolikara)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: