Produksi Sopi, Dua Warga Merauke Dijatuhi Denda Berbeda

By

MERAUKE- Dua warga Merauke   yakni Lukas Suratmassal  dan Yan Yoel Ubra, diajukan ke   Pengadilan Negeri Merauke oleh   Satuan Polisi Pamong Praja  Kabupaten Merauke, Jumat (2/8). Dalam persidangan yang dipimpin  Hakim Tunggal  Rizki Yanuar, SH, MH,    tersebut keduanya  terbukti secara dan meyakinkan  membuat  minuman keras jenis Sopi.  

   Karena  keduanya terbukti, maka    untuk terdakwa Lukas Suratmassal  dijatuhi denda  sebesar Rp 3 juta  rupiah dan jika tidak mampu membayar maka akan diganti dengan  pidana kurungan selama 1 bulan.  Hukuman yang dijatuhkan   Hakim Tunggal ini lebih ringan dari tuntutan  penuntut Eva N. Pasaribu, penyidik PPNS Satpol PP  Kabupaten Merauke yang menuntut terdakwa dengan hukuman denda Rp 4 juta  subsidair 2 bulan kurungan.   

  Dalam sidang tersebut, terungkap bahwa terdakwa Lukas Suratmassa membuat Sopi  dan ditangkap  Polsek  Merauke Kota yang dipimpin langsung Kapolsek  Merauke Kota di sekitar Lamp Satu Merauke  14 Juli 2019 lalu.  Oleh terdakwa mengaku dirinya membuat Sopi tersebut karena   tak bisa mengambil ijazah  yang lulus SMK  tahun 2019  karena masih  memiliki tunggakan sebesar Rp 3 juta. Iapun mengaku baru 3 kali memproduksi  Sopi  dengan cara melakukan permentasi  dari bahan-bahan pembuatan kue dan   gula pasir kemudian di masak.       ‘’Saya menyesal yang mulia,’’ kata terdakwa   dan  ia berjanji tidak akan melakukannya   lagi.    Sementara   terdakwa Yan Yoel Ubra,  merupakan pemain lama. Bahkan  di tahun 2017 lalu, terdakwa   pernah disidang di Pengadilan Negeri Merauke    dengan kasus yang sama dimana saat itu dijatuhi  hukuman denda  Rp 2 juta.   (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: