PSU Yalimo Digelar 5 Mei

By

WAMENA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo sudah menetapkan jadwal pelaksanaan PSU (Pemungutan Suara Ulang) Pilkada Serentak 2021.

Berdasarkan pengajuan yang dilakukan KPU Kabupaten Yalimo dan telah diterima oleh KPU RI dan KPU Provinsi Papua, PSU dipastikan digelar tanggal 5 Mei 2021.

Ketua KPU Yalimo, Yehemia Walianggen menyatakan sesuai dengan surat keputusan KPU Yalimo Nomor 02/PL-02-KPt/9122/KPU-Kab/III/2021 dimana KPU Yalimo telah menetapkan jadwal PSU.

Yehemia mengatakan, mulai dari persiapan sampai dengan beberapa hari terakhir melakukan koordinasi mengenai jadwal dan telah mendapat persetujuan dari KPU RI dan KPU Provinsi Papua, sehingga telah ditetapkan surat keputusan KPU Yalimo.

“Kalau sudah ditetapkan maka tahapan sudah harus kami laksanakan. Dimana KPU akan melaksanakan pungut hitung pada 5 Mei mendatang. Namun tahapan itu sudah mulai dilakukan usai keputusan Mahkamah Konstitusi pada tanggal 19 Maret lalu untuk melakukan penyusunan dan rapat kordinasi perencanaan terkait membuat jadwal ini,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos via ponselnya, Senin (29/3).

Walianggen menyatakan pelaksanaan PSU yang jatuh pada 5 Mei yang artinya berada di hari ke-33 dari 45 hari yang ditetapkan MK. Dimana dalam putusan MK itu 45 hari itu terhitung dalam hari kerja sedangkan hari libur nasional dan akhir pekan Sabtu dan Minggu tidak dihitung.

Untuk rekapitulasi dan Pleno Kabupaten penetapan pasangan calon yang menang rencananya digelar pada tanggal 17 Mei-19 Mei.

“Pleno rekapitulasi dan penetapan paslon yang menang itu dari 17 -19 Mei, itu  resmi dan sah. Karena usai pungut hitung pada 5 Mei, ada selang waktu beberapa hari logistik harus dikumpul dari kampung dan dibawa ke distrik untuk pleno distrik. Kemudian dijemput lagi dibawah ke kabupaten untuk dilakukan pleno tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Sementara untuk anggaran yang diperlukan, menurut Walianggen, saat ini anggaran sisa yang dimiliki KPU Yalimo masih Rp 10 miliar. Dalam draft yang sudah dirancang, dari sisa anggaran itu untuk pelaksanaan PSU hanya memerlukan dana sebesar Rp 9.539.257.400. Dengan demikian, sisa anggaran yang dimiliki KPU Yalimo masih bisa menyelenggarakan PSU.

“Kami tidak meminta tambahan anggaran kepada pemerintah untuk PSU. Sebab sisa anggaran kami masih cukup untuk membiayai ini. Namun mungkin yang perlu diperhatikan pemerintah adalah anggaran pengamanan dan Bawaslu,” tambahnya.

Ditambahkan, setelah penetapan jadwal ini, maka secara otomatis harus bersamaan dengan pihak Kepolsian dan Bawaslu melakukan tugasnya. Pihaknya berharap dengan ditetapkannya jadwal ini, pemerintah daerah juga bisa memberikan anggaran kepada Bawaslu dan Kepolisian supaya tahapan ini bisa mereka awasi.

“Kalau anggaran ini belum diberikan kemungkinan, KPU tidak bisa menunggu dan harus tetap menjalankan tahapan ini. Mungkin dalam waktu dekat pemda bisa menjawab permohonan dari teman -teman Bawaslu dan Kepolisian agar tahapan ini bisa dilakukan bersama tanpa saling menunggu,” tambahnya. (jo/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: