Pulang dan Sebarkan Cerita Baik Soal Papua

By

Pesan Bupati Romanus kepada Kontingen Tamu
MERAUKE-Seluruh rangkaian penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional ke XX Papua telah berjalan dengan lancar. Untuk klaster Merauke, enam cabang olahraga, mulai dari Wushu, Anggar, Catur, Bermotor, Sepakbola Putri, dan Gulat rampung digelar hingga Kamis (14/10).
Dengan keberhasilan menyelenggarakan even skala nasional, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan berbagai pihak terkait yang telah sama-sama terlibat, dari awal pertandingan hingga selesai, keseluruhan dapat berjalan dengan lancar.
Sebagai bentuk rasa syukur itu, Pemkab Merauke menggelar jamuan makan bersama dengan seluruh kontingen yang masih hadir di Merauke sampai Kamis sekaligus penutupan PON XX Papua Klaster Merauke. Ucapan syukur dan penutupan PON XX Papua Klaster Merauke diawali dengan doa bersama dari 5 tokoh agama, Katolik, Islam, Protestan, Hindu dan Budha. Bupati Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa meski seluruh rangkaian pelaksanaan PON XX Papua Klaster Merauke berjalan dengan aman dan sukses, namun ada hal-hal yang muncul namun tidak sampai mengganggu jalannya pelaksanaan PON XX Ppaua di Merauke.
“Kalau ada yang kurang dalam pelaksanaan, kami minta maaf. Kita tidak mungkin bisa sempurna,” jelas bupati yang didampingi Forkopimda.
Dikatakan Romanus, kelancaran PON XX, sekaligus menepis adanya keraguan maupun ketakutan terkait penyelenggaraan pesta olahraga yang digelar di wilayah Papua, terlebih diadakan di tengah pandemic Covid-19.
“Cerita yang tidak baik diharapkan ditinggal dan tidak dibawa pulang ke daerah asal. Tapi cerita yang baik terkait Papua lebih khusus tanah ini Merauke, bawa dan sebarkan ke seluruh wilayah Nusantara,’’ pintanya.
Bupati berharap, pasca pelaksanaan PON XX, masyarakat Merauke tetap menjaga situasi yang aman dan damai untuk mendukung kemajuan pembangunan di daerah.
“Merauke dapat berkat yang banyak dari PON, sejumlah pejabat dari 33 provinsi, para menteri hingga Presiden Joko Widodo pun datang ke Merauke. Setelah gelaran PON selesai dan kembali pulang ke daerah masing-masing, kita tetap menjadi saudara sejati, saudara se-tanah air,” pungkasnya. Jamuan makan bersama dan penutupan yang digelar di alun-alun Monumen Kapsul Waktu itu juga diisi dengan sejumlah tarian khas Papua dan hiburan. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: