PUPR Gelar Jalan Santai Peringati Hari Bakti PU PR Ke 76

By

Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Gerius Yoman, saat melepas peserta jalan santai dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-76, di kantor PUPR Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Papua, Rabu (1/12). (foto: Noel/Cepos)

JAYAPURA-Dalam rangka menyongsong Hari Kebaktian Pekerjaan Umum Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, ke-76 tahun 2021, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan (PU PR PK) Provinsi Papua, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke dan Papua mengadakan jalan santai bersama, Rabu (01/12).

Jalan santai dimulai dari kantor Balai Wilayah Sungai menuju Jalan Raya Mandala, Jalan Ahmad Yani, Jalan Brawijaya dan kembali ke halaman Kantor BWS di Jalan Prajurit. Acara diakhiri dengan pembagian doorprize kepada peserta. 

“Rasa bangga, karena kami seluruh PUPR dan balai,  melaksanakan amanah yang sudah diletakkan oleh para pendahulu kami. Dimana dalam pembangunan, banyak pendahulu yang berjasa dalam pembangunan melalui pekerjaan umum lewat pembangunan, maka kami terus menghargai jasa mereka dan pada momen HUT saat ini kami akan terus mengingat jasa mereka, dangan melaksanakan peringatan jasa mereka dalam PUPR,” ungkap Kadis PUPR Provinsi Papua, GiriusOneYoman, S.Pd.,M.Si, Rabu (01/12).

Dikatakan, sebagai kesepakatan bersama balai kementerian dan PUPR, dirinya bersama seluruh staf akan menggelar beberapa kegiatan dalam memperingati HUT tersebut yang akan digelar pada tanggal 3 Desember 2021.

“Hari ini (kemarin, red) kami melaksanakan jalan sehat dan untuk acara kepahlawanan dalam memperingati jasa pahlawan pembangunan di PUPR dan balai, maka pada hari ini kami di lingkungan PUPR,” tutur Girius Yoman. 

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengimbau  seluruh jajaran dapat bekerja secara profesional untuk mengawal proses pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan secara baik dan benar sesuai kerja PUPR dan balai.

“Semua staf, teman-teman bidang keciptakaryaan, Kabid, Kasubak dan PPTK harus terus kontrol dan mengawasi. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak ingin terjadi dan merugikan masyarakat dalam pembangunan harus dikawal baik,” ujarnya.

Girius Yoman menambahkan, untuk acara puncak yang dilaksanakan tanggal 3 Desember, harus dirayakan dengan meriah dengan tetap memattuhi protokol kesehatan. 

“Kita buat ramai di sana dan hari ini semua hadiah itu yang harga mahal semua, maka panitia harus memberikan penilain secara terbuka agar tidak ada main kenal orang dekat yang dapat. Bagi ibu dan bapak yang badannya naik, mari dalam kegiatan ini kita berolahraga agar badan bisa sehat. Untuk itu, saya minta ke semua staf Dinas PU datang dan harus kasi ramai acara kita ini. Acara akan diisi dengan berbagai kegiatan,” tutupnya. 

Sementara itu, Kepala BWS Papua Merauke, Yulianus Mambrasar kepada wartawan mengatakan, dengan adanya jalan santai dan sejumlah kegiatan ini tentu akan terus mengikat tali kebersamaan antara sesama ASN dan SKPD terkait bersama masyarakat dalam mengawal pembangunan di masyarakat.“Ini untuk membangun kebersamaan di antara kita dengan SKPD terkait dan masyarakat,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Balai Cipta Karya APBN,  Korneles Sagrim bersyukur dimana peringatan hari Bakti PUPR dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Prokes guna mencegah penularan virus Covid-19. 

Ditambahkan, semua yang ada di PUPR di Kementrian dan Balai sebagai salah satu institusi yang diberikan kewenangan untuk mengelola uang negara dan membelanjalan uang negara paling besar, baik di dinas dan APBN maka harus bekerja dengan jujur dan berintegritas.

“Kita tetap hati-hati  menjaga integritas dan moralitas kita agar bagaimana membelajakan uang negara secara baik dan bertangung jawab. Karena ini adalah kepercayaan kepada kita, sekecil apapun harus dipertangungjawabkan,” tegasnya.

Ia mengatakan saat ini dengan kemajuan teknologi, semua laporan di monitor dengan baik dam  transparan. Oleh sebab itu,  semua staf dan dinas harus bekerja dengan baik.

“Selama kita kerja dengan baik dan jujur, kita juga harus miliki integritas yang tinggi. Karena semakin tinggi pasti banyak godaaan. Untuk itu, kita tetap rendah hati dan membangun dengan menjaga integritas kita,” tambahnya.

Ditambahkan, moto PUPR yaitu ‘Sigap Membangun Negeri’ menjadi semangat semua staf dan pimpinan di PUPR dalam membangun di tanah Papua.

“Dalam keadaaan apapun kita harus siap. Kita sudah wujutkan dengan pembangunan infrastruktur. Kita terus tingkatkan dan lebih terkoordinir lagi antara pusat dan daerah, karena kita sudah banyak uang belanja infrastruktur,” ucapnya.

“PUPR  juga punya moto bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat. Ini harus melekat di Orang PUPR. Moto ini menjadi semangat kita membangun infrastruktur dan rakyat membutuhkan pembanguan yang berkualitas untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, jadi PUPR harus sigap membangun negeri,” tutupnya.(oel/nat) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: