Rasisme Terhadap Orang Papua Harus Benar-benar Dihapuskan

By

Gustaf Kawer, S.H, M.Si ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Anggota Pensehat Hukum 7 tahanan politik (tapol) yang tergabung dalam Tim Penegakan Hukum dan HAM Papua, Gustaf Kawer, S.H, M.Si mengatakan, dalam momentum ini semua orang harus bergerak bersama-sama agar rasisme di Indonesia terhadap orang Papua betul-betul harus dihapuskan.

“Rasisme yang terjadi bagi orang Papua dan rasisme antara etnis tidak boleh ada lagi di Indonesia dan harus kita sepakat untuk harus dihapuskan,” katanya, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (9/7) kemarin.

  Menurut Kawer, gerakan bersama yang telah dilakukan oleh semua komponen masyarakat dalam melawan rasisme bagi orang Papua secara lokal, nasional, bahkan internasional perlu dilakukan secara continue sehingga dapat menghapus rasisme dari Indonesia.

“Gerakan bersama yang telah dilakukan dalam melawan rasisme ini jangan hanya momentum, tetapi dilakukan secara terus menerus oleh semua komponen masyarakat, sehingga tidak boleh ada lagi rasisme yang terjadi bagi orang Papua,” ucapnya.

Kawer menjelaskan, rasisme terhadap orang Papua ini tidak hanya terjadi dikalangan masyarakat secara fisik seperti yang terjadi pada bulan Agustus 2019 yang lalu, tetapi secara proses hukum rasisme sering terjadi kepada proses-proses hukum yang dialami oleh masyarakat Papua.

Oleh karena itu, Kawer berharap, kedepan dalam proses-proses hukum yang menimpa orang Papua seharusnya tidak boleh ada lagi proses-proses hukum yang dilakukan oleh para penegak hukum yang dinilai penuh dengan rasisme.

“Hal ini perlu jadi perhatian, sehingga proses-proses penegak hukum yang dilakukan kepada orang Papua dan kepada siapapun di tanah Papua tidak boleh ada rasis dan proses penegakan hukum harus bebas dari tindakan-tindakan yang terkesan rasis,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: