Ratusan Prajurit Batalyon 755/Yalet Dibekali Hukum dan HAM

By
Para prajurit Batalyon 755/Yalet saat mendengarkan penyuluhan hukum di aula Mako Yalet,  kemarin.  ( FOTO : Humas Polres Merauke for Cepos)

MERAUKE  – Agar dapat lebih memahami masalah hukum dan hak asasi manusia ketika diterjunkan dan  melaksanakan tugasnya di daerah yang dianggap rawan, ratusan Prajurit Batalyon 755/Yalet/kostrad mengikuti pembekalan Hukum dan HAM. Pembekalan Hukum dan HAM ini disampaikan Kapolres Merauke melalui Kasubbag Hukum Polres Merauke AKP Nuryanty, SH, MH di aula Markas Batalyon 755/Yalet/Kostrad, Jumat (12/7).

  Pemberian sosialisasi tersebut dalam rangka penyiapan Pratugas Pengamanan Daerah rawan (Pamrahwan) di Papua tahun 2019.  Menurut Kasubbag Hukum bahwa hak asasi manusia adalah hak yang langsung diberikan Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati. Oleh sebab itu tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mencabutnya. “HAM memiliki sifat yang mendasar dan suci,” ungkapAKP Nuryanty, SH,MH.

 Karena itu, kepada  seluruh personel TNI yang akan melaksanakan tugas di daerah rawan perbatasan RI-PNG harus pedomani HAM, KUHP dan KUHAP.  Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sehubungan permasalah-permasalahan yang marak dihadapi oleh petugas di lapangan sebelum di tindak lanjuti oleh pihak Kepolisian, seluruh personil TNI AD yang mengikuti sosialisasi tersebut sangat antusias dengan memberikan banyak pertanyaan. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: