Sabron Sari Dicanangkan jadi Kampung Sadar Kerukunan Antar Umat Beragama

By

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei,  disaksikan sejumlah stakeholder ketika menandatangani komitmen bersama pencanangan Kampung Sabron Sari sebagai kampung sadar kerukunan antar umat beragama,  Selasa (29/11). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Kampung Sabron Sari Distrik Sentani Barat telah dicanangkan sebagai kampung sadar kerukunan antar umat beragama  di Kabupaten Jayapura. Pencanangan ini dilakukan oleh Bupati Jayapura,  Mathius Awoitauw bersama dengan pihak Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Papua,  serta sejumlah stakeholder terkait di Kabupaten Jayapura,  Selasa (29/11).

 Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam sambutanya mengatakan,  secara umum Kabupaten Jayapura telah dicanangkan sebagai kabupaten zona kerukunan antar umat beragama,  yang mana kegiatan itu sebelumnya disaksikan langsung oleh Menteri Agama dan juga Pemerintah Provinsi Papua.  Sampai saat ini telah terbukti di Kabupaten Jayapura,  seluruh masyarakat memberikan penghormatan dan toleransi yang luar biasa,  sebagai satu keluarga besar. 

“Kita tidak memandang siapa dari mana, latar belakang suku, agama. Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih atas kebersamaan kita membangun kebersamaan yang baik di kabupaten ini,” kata Mathius usai pencanangan Kampung Sabron Sari sebagai kampung sadar kerukunan antar umat beragama.

 Menurutnya,  pencanangan Kampung Sabron Sari sebagai kampung sadar kerukunan, bukan hal yang baru, tetapi ini merupakan bagian dari kehidupan masyarakat secara umum di Kabupaten Jayapura. 

” Apa artinya pembangunan kalau masyarakatnya tidak aman,  Apa artinya kita bangun. kalau masyarakatnya tidak harmonis,  penuh dengan konflik, penuh dengan kecurigaan dan penuh dengan kepura-puraan,”tandasnya.

 Sementara itu Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, mengatakan, berbicara mengenai kerukunan antar umat beragama,  Kabupaten Jayapura merupakan salah satu contoh yang oleh Kementerian Agama Provinsi Papua menjadikan contoh untuk mengukur kerukunan antar umat beragama di Provinsi Papua. 

“Dalam survei Litbang Kementerian Agama tentang kerukunan di Indonesia,   Papua itu masuk urutan kedua dari 34 provinsi yang ada. Itu bukti kerjasama kita yang luar biasa,”tandasnya(roy/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: