Satu Korban Laka Laut Ditemukan Tak Bernyawa

By

JAYAPURA-Satu dari lima korban yang dinyatakan hilang atas tenggelamnya speed boat di tengah laut antara Kampung Kaipuri dan Muara Kali Barapasi pada Rabu (22/7), ditemukan meninggal dunia.

Jenazah Kristian Dabanum (19) ditemukan tim gabungan TNI-Polri dan Basrnas sekira pukul 10:00 WIT di Muara Sungai Kampung Sorabi, Kamis (23/7). Selanjutnya korban dievakuasi ke Kampung Powai Kabupaten Mamberamo Raya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, untuk korban yang belum ditemukan sampai saat ini berjumlah 4 orang. Dimana tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Empat korban yang belum ditemukan yakni Baldus Sodat, Yakob Bosararisi, istri dari Kristian dan anak Kristian berusia tiga tahun sedang dilakukan pencarian oleh tim di lapangan,” ucap Kamal.

Pihaknya meminta  masyarakat yang melakukan aktivitas di laut agar memperhatikan cuaca, karena dalam beberapa waktu belakangan ini cuaca di perairan Memberamo Raya sangat Esktrim dimana terjadi angin kencang atau gelombang yang cukup tinggi.

Perlu diketahui kecelakaan laut terjadi di perairan antara kampung Kaipuri dan Muara Kali Barapasi, Kabupaten Memberamo Raya, Rabu (22/7). Speed boat yang mengangkut warga dari Serui Kabupaten Kep Yapen tujuan Kampung Gesa, Distrik Benuki, Kabupaten Memberamo Raya tenggelam akibat kemasukan air.

Akibat kejadian tersebut, lima warga dinyatakan hilang. Sementara enam warga lainnya selamat. Adapun lima warga yang selamat yakni, Lambert Fonataba, Karel Fonataba, Riana Naudetom, Geis kayoi, Saul Karubaba dan Muayai.

“Untuk korban yang selamat sudah dikembalikan ke rumah keluarganya masing-masing, sementara yang ditemukan meninggal dunia sedang menungga pemakaman,” pungkasnya.

Sementara itu, tim gabungan SAR di Merauke, Kamis (23/7) melanjutkan pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan mengalami kecelakaan laut, Selasa (21/7).

Dua warga yang dilaporkan mengalami kecelakaan laut yaitu Yopie seorang remaja yang terjatuh di atas dermaga Kelapa Lima Merauke, sekra pukul 15.15 WIT. Korban kedua seorang ABK  KM Kensi 01 bernama Syamsudin Samal yang dilaporkan terjatuh saat menarik jangkar ke atas kapal sekira pukul 16.20 WIT.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan, SE., menyebutkan, upaya pencarian yang dilanjutkan Kamis (23/7) kemarin belum membuahkan hasil. Supriyanto mengakui, tim hanya bisa melakukan pencarian di permukaan saja mengingat air sungai Maro keruh dan jarak pandang terbatas sehingga tidak mungkin dilakukan penyelaman. (fia/ulo/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: