Beranda Merauke Hari Ini Satu Tersangka Mengelak Terlibat Pembunuhan Mahasiswa Unmus

Satu Tersangka Mengelak Terlibat Pembunuhan Mahasiswa Unmus

0
Kasat Reskrim  AKP Carroland Rhamdhani, SIK, SH, MH

MERAUKE-  Salah satu  dari dua   pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Musamus  Merauke  yang tewas ditikam di  depan kuburan umum Yobar  Merauke  berinisial YJT (19  mengelak  terlibat  dalam kasus  pembunuhan   terhadap  korban Rasul Habibi (22).    

  “Salah satunya memang masih mengelak  terlibat  kasus  tersebut.  Itu hak  dari yang bersangkutan. Karena kita   tidak terlalu mengejar  pengakuan  tapi  alat bukti,’’ kata   Kapolres Merauke  AKBP  Bahara Marpaung, SH melalui  Kasat Reskrim  AKP Carroland Rhamdhani, SIK, SH, MH,  Rabu  kemarin.   

   Kasus    pembunuhan  terhadap korban ini, ketika   tersangka YJT (19)  mengajak  teman-temannya  yang berjumlah  5 orang  untuk mencari  uang mabuk.   Sampai di depan  kuburan umum Yobar, kemudian   korban yang  tengah dalam perjalanan  menuju kampusnya langsung  dihadang oleh  YJT  dengan menggunakan parang. 

  Kemudian   tersangka LTA menikam  korban  yang saat itu  tanpa  adanya perlawanan  dari korban ketika dicegat oleh   pelaku.  “Korban saat  itu  tidak melakukan apa-apa tiba-tiba   tersangka YJT  menikam  korban,’’   jelasnya. 

  Para pelaku juga,   saat itu   tidak dalam  pengaruh  minuman keras.   Nah, dari pengakuan LTA, jika  tersangka  YJT  ikut melakukan  penikaman  terhadap  korban  meski  tersangka YJT terus mengelak. Setelah  menikam korban LTA mengambil  HP  korban. Sedangkan  YJT  mengambil dompet korban. Sedangkan 4  temannya tidak terlibat sehingga hanya dijadikan sebagai saksi. 

  “Kalau HP,  pisau  dan parang sudah kita amankan, kecuali   dompet korban yang masih dalam pencarian,’’ terangnya.  

   Dari hasil pemeriksaan dan   data  yang ada di Polres Merauke, kedua tersangka  baru pertama kali  melakukan tindak pidana  tersebut. ‘’Dari catatan, kedua  tersangka     pertama kalinya melakukan tindak pidana,’’ jelasnya.    

  Seperti diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi saat  korban  dalam perjalanan dari rumahnya,  Binaloka Menara Lampu Satu Merauke  menuju  Kampus Unmus  Merauke melalui jalan Arafura dengan menggunakan sepeda motor. Namun sampai di  sekitar kuburan umum Yobar   Merauke, korban dihadang  kemudian  ditikam  dengan menggunakan  pisau   menyebabkan korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here