Sediakan Produk Herbal Asli Papua dan lainnya, Cocok untuk Dijadikan Oleh-oleh

By

Upaya I Made Budi Persiapkan Produk Herbal dan lainnya untuk Sambut PON XX dan Peparnas XVI 2021

Jelang PON XX dan Peparnas XVI 2021 di Papua khususnya Kota Jayapura, tentu tak luput dari  berbagai oleh -oleh.  Salah satunya adalah produk herbal dari CV. Budi Mulya Asih,  terkenal dengan Produk Herbal Buah Merahnya. Lalu bagaimana persiapannya menyambut ivet PON XX  dan Peparnas  XVI 2021?

Laporan: Priyadi, Jayapura

 Siapa yang tak kenal I Made Budi, pemilik CV. Budi Mulya Asih yang beralamat di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura yang  telah puluhan tahun memproduksi buah merah dijadikan herbal kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh. Ya, kini dalam menyambut PON XX dan Peparnas XVI pada bulan Oktober dan November ini, I Made Budi telah menyiapkan segala macam produk herbalnya yang berbahan utama buah merah. 

 “Produk saya herbal buah merah baik minyak buah merah, sari buah merah, kapsul buah merah sudah siap dipasarkan dan di jual saat PON XX dan Peparnas XVI yang sudah semakin dekat. Soal bahan utama buah merah di sini tidak masalah karena mudah ditemukan,”ungkapnya, Kamis (26/8) kemarin.

 Made mengakui, selain menghadirkan produk herbal buah merah, produk unggulan terbarunya juga ada kapsul minyak buaya yang bermanfaat meningkatkan imunologi, anti inflamasi kulit dan anti inflamasi paru. Produk ini baru siap untuk menjadi oleh-oleh saat PON dan Peparnas termasuk es cream sagu,”akunya.

 Kata Made, dia juga menjual produk herbal lain selain dari buah merah ada juga kopi sachet asli dari pegunungan tengah papua seperti Yalimo, aneka teh -teh seduh rimpamg papua bahan dasar tanaman asli Papua yang cocok untuk kesehatan tubuh. Kalau di Jawa seperti empon empon.

 Menurut Made, diminta atau tidak diminta adanya dua hajatan negara yang dilakukan di Papua khususnya Kota Jayapura ia tetap mendukung, karena akan ada banyak orang yang datang, sehingga produk lokal Papua harus diperkenalkan dan ini tentu akan meningkatkan produk herbal Papua di kancah nasional. Bisa membuktikan di Papua ada produk herbal lokal yang baik untuk kesehatan. Apakah bahan utama buah merah, minyak kapsul buaya, olahahan sagu, kopi, teh dan lainnya,  dengan demikian nanti efeknya juga bisa meningkatkan perekonomian.

 Made mengakui, selain ia telah mempersiapkan stok produksi produk herbalnya Ia juga telah membuat mesin pengolah sagu untuk pelaku UKM di mana Papua terkenal akan sagunya dan sagu bisa diolah menjadi berbagai manfaat untuk bahan makanan maupun kue. Bagi yang ingin memesan mesin pengolah sagu bisa membeli di tempatnya dan termasuk mesin sangrai kacang tanah karena saat PON tentu banyak kebutuhan protein yang dibutuhkan para atlet. Jika ada mesin sangrai kacang tanah yang mudah dioperasikan tentu akan membantu para pelaku usaha.

 “Saya harap pelaku UKM bisa menyambut PON XX dan Peparnas dengan maksimal, kita buktikan bahwa papua juga memiliki banyak souvenir dan kuliner sebagai buah tangan jadi pelaku UKM lokal tentu harus menyambutnya dengan baik,”jelasnya.

 Made berharap kepada pemerintah melalui  dinas terkait bisa menjemput bola dengan memberikan pendampingan dan pembinaan pada pelaku UKM supaya mereka bisa maksimal dalam menjalankan kan usaha pasalnya saat PON seluruh Indonesia banyak yang datang ke Papua, jadi bisa tunjukkan di Papua juga ada produk lokal yang mampu bersaing di kancah nasional.*

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: